Motorola Moto G87 mulai menarik perhatian karena membawa spesifikasi yang biasanya lebih sering ditemui di kelas menengah premium. Ponsel ini dijadwalkan meluncur pada Mei 2026, setelah diumumkan pada 29 April 2026, dengan status masih coming soon menurut data spesifikasi yang tersedia.
Di atas kertas, Motorola menempatkan Moto G87 sebagai smartphone serbaguna yang mengandalkan layar AMOLED 120Hz, kamera utama 200 MP, baterai 5.200 mAh, serta dukungan jaringan 5G. Kombinasi ini membuat perangkat ini berpotensi menyasar pengguna yang ingin ponsel dengan tampilan modern, performa efisien, dan daya tahan baterai besar tanpa harus masuk ke kelas flagship.
Desain tipis, ringan, dan tahan air
Motorola Moto G87 hadir dengan dimensi 164,5 x 77,3 x 7,3 mm dan bobot 183 gram. Bodinya tergolong ramping untuk ukuran smartphone dengan baterai besar, sementara bagian belakang memakai silicone polymer berbahan eco leather yang memberi kesan lebih premium.
Di sisi perlindungan, ponsel ini memakai kaca depan Gorilla Glass 7i dan rangka plastik. Motorola juga menyematkan sertifikasi IP66, IP68, dan IP69, yang berarti perangkat ini tahan debu dan tahan air, termasuk semprotan air bertekanan tinggi serta rendaman hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.
Moto G87 juga mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H. Namun, keterangan resmi menegaskan bahwa sertifikasi tersebut tidak otomatis menjamin ketahanan dalam kondisi ekstrem, sehingga pengguna tetap perlu memperlakukannya secara wajar.
Layar AMOLED 120Hz dengan puncak kecerahan tinggi
Salah satu daya tarik utama Moto G87 terletak pada layarnya. Motorola membekalinya dengan panel AMOLED 6,78 inci yang mendukung 1 miliar warna, refresh rate 120Hz, HDR, dan puncak kecerahan hingga 5.000 nits.
Resolusinya mencapai 1272 x 2772 piksel dengan rasio 19,5:9 dan kepadatan sekitar 450 ppi. Dengan spesifikasi itu, layar Moto G87 diperkirakan cocok untuk menonton video, bermain gim, hingga penggunaan di luar ruangan yang membutuhkan visibilitas tinggi.
Perlindungan Gorilla Glass 7i juga menambah lapisan keamanan terhadap goresan harian. Ini menjadi nilai plus bagi pengguna aktif yang sering membawa ponsel ke berbagai situasi.
Performa memakai Dimensity 6400 dan Android 16
Pada bagian dapur pacu, Motorola Moto G87 menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6400 fabrikasi 6 nm. Chip ini dipasangkan dengan CPU octa-core, terdiri dari dua inti Cortex-A76 berkecepatan 2,5 GHz dan enam inti Cortex-A55 2,0 GHz, serta GPU Mali-G57 MC2.
Ponsel ini menjalankan Android 16 sejak awal. Kombinasi sistem operasi terbaru dan chipset efisien berpotensi memberi pengalaman yang mulus untuk penggunaan harian, multitasking, dan konsumsi konten.
Pilihan memorinya juga cukup fleksibel, yaitu:
- 256GB + 8GB RAM
- 256GB + 12GB RAM
- 512GB + 8GB RAM
- 512GB + 12GB RAM
Untuk penyimpanan tambahan, tersedia slot microSDXC. Namun, slot ini memakai tempat SIM bersama, sehingga pengguna perlu memilih antara kartu memori atau konfigurasi SIM tertentu.
Kamera 200 MP menjadi senjata utama
Motorola Moto G87 membawa kamera utama ganda yang dipimpin sensor 200 MP dengan aperture f/1.8, dukungan PDAF, dan OIS. Kamera pendampingnya beresolusi 8 MP ultrawide dengan sudut pandang 118 derajat.
Susunan ini menunjukkan Motorola ingin menawarkan pengalaman fotografi yang lebih fleksibel di segmen menengah. Sensor utama 200 MP biasanya dipakai untuk menangkap detail tinggi, sementara lensa ultrawide membantu memotret lanskap, arsitektur, atau foto grup.
Untuk video, kamera belakang mendukung perekaman 2K pada 30 fps dan 1080p pada 30/60 fps. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 32 MP yang juga mendukung video 2K 30 fps dan 1080p 30 fps.
Audio, konektivitas, dan fitur pendukung
Moto G87 tidak menyediakan lubang audio 3,5 mm. Sebagai gantinya, Motorola menghadirkan stereo speaker dengan Dolby Atmos untuk meningkatkan pengalaman menonton dan bermain gim.
Dari sisi konektivitas, ponsel ini mendukung Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.4, GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, dan QZSS. NFC juga tersedia, tetapi bergantung pada pasar atau wilayah penjualan.
Berikut daftar fitur penting yang disematkan Motorola:
- Sensor sidik jari di bawah layar dengan pemindai optik
- Akselerometer
- Gyro
- Proximity
- Compass
- Dukungan Smart Connect
- USB Type-C 2.0
Kelengkapan ini membuat perangkat tetap relevan untuk kebutuhan modern, termasuk pembayaran nirsentuh di pasar yang mendukung NFC.
Baterai besar untuk pemakaian panjang
Motorola membekali Moto G87 dengan baterai 5.200 mAh. Kapasitas ini tergolong besar dan ideal untuk pengguna yang aktif seharian, baik untuk media sosial, video streaming, maupun navigasi.
Untuk pengisian daya, ponsel ini mendukung fast charging 30W via kabel. Meski bukan yang tercepat di kelasnya, kehadiran baterai besar biasanya memberi keseimbangan antara daya tahan dan waktu isi ulang yang masih masuk akal.
Varian warna dan perkiraan harga
Motorola menyiapkan dua pilihan warna untuk Moto G87, yaitu Pantone Overture dan Blue Atoll. Pendekatan warna ini sejalan dengan strategi Motorola yang kerap bekerja sama dengan Pantone untuk memberi identitas visual yang lebih kuat pada produknya.
Berdasarkan data referensi, harga awal perangkat ini berada di kisaran 400 euro. Jika dikonversi langsung, nilainya setara sekitar Rp6,9 juta, meski harga resmi di Indonesia nantinya bisa berbeda karena pajak, distribusi, dan strategi pasar.
Posisi Moto G87 di pasar
Jika melihat spesifikasinya, Motorola Moto G87 tampak disiapkan untuk bersaing di segmen menengah yang semakin padat. Layar AMOLED 120Hz, kamera 200 MP, sertifikasi tahan air lengkap, serta baterai besar menjadi paket yang cukup agresif untuk menarik pengguna yang mencari ponsel serba bisa.
Kehadiran Android 16 sejak awal juga menjadi nilai tambah, terutama bagi pembeli yang menginginkan perangkat dengan sistem operasi terbaru. Dengan jadwal rilis yang diperkirakan pada Mei 2026, Moto G87 berpotensi menjadi salah satu model yang diperhatikan ketika Motorola memperbarui lini Moto G di tahun depan.





