PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) berkolaborasi dengan Smile Train Indonesia menyelenggarakan operasi sumbing bibir gratis bagi 50 pasien di Bogor. Program ini digelar di RS Hermina Bogor pada 14 Januari 2026 untuk membantu masyarakat kurang mampu yang kesulitan biaya pengobatan.
Sido Muncul menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 325 juta kepada Smile Train sebagai dukungan pelaksanaan operasi tersebut. Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, didampingi perwakilan RS Hermina dan Pemerintah Kota Bogor. Program ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap anak-anak penderita sumbing bibir dan keluarga mereka.
Irwan menjelaskan bahwa anak dengan kondisi bibir sumbing menghadapi berbagai tantangan dalam makan, berbicara, dan kepercayaan diri. Melalui program ini, Sido Muncul ingin memberikan kesempatan yang lebih baik bagi mereka untuk menjalani hidup normal. Ia menekankan bahwa keberhasilan bisnis harus diiringi dengan kontribusi sosial yang berkelanjutan.
Sejak 2018, Sido Muncul telah membantu ratusan pasien sumbing di beberapa daerah. Hingga akhir tahun 2025, tercatat sudah 754 pasien menerima operasi gratis berkat kolaborasi dengan Smile Train dan berbagai rumah sakit mitra. Operasi ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik, tetapi juga memberikan dampak psikologis positif bagi para pasien.
RS Hermina Bogor telah menjadi mitra penting dalam program ini selama bertahun-tahun. Direktur RS Hermina, dr. Muyi Ayoe Hapsari, menyatakan bahwa hampir 600 pasien berhasil menjalani perbaikan bibir sumbing secara gratis di rumah sakit tersebut. Pendampingan keluarga sangat krusial karena operasi membutuhkan persiapan medis khusus, seperti usia dan berat badan yang memenuhi syarat.
Pemerintah Kota Bogor turut mendukung program ini sebagai bagian dari upaya menekan angka penyakit bibir sumbing di wilayahnya. Wali Kota Dedie A. Rachim mengajak semua pihak, termasuk rumah sakit, dunia usaha, dan masyarakat berkolaborasi untuk mencapai target zero bibir sumbing. Menurutnya, penanganan ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa sinergi lintas sektor.
Smile Train menilai dukungan Sido Muncul sangat berarti dalam memperluas akses layanan operasi dan perawatan lanjutan bagi anak penderita sumbing bibir. Country Manager Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, menyebut bahwa sekitar 7.000 anak di Indonesia lahir dengan kelainan sumbing setiap tahun. Program ini meliputi operasi, terapi wicara, dan perawatan ortodonti untuk hasil yang optimal.
Kegiatan sosial ini disambut antusias oleh keluarga pasien. Salah satu orang tua pasien mengungkapkan rasa syukur karena anaknya mendapatkan operasi tanpa biaya, sehingga dapat tersenyum dan menjalani aktivitas normal. Hal serupa disampaikan nenek dari seorang bayi yang merasa terbantu secara finansial dan emosional.
Selain operasi sumbing bibir, Sido Muncul juga mengadakan program CSR lainnya seperti operasi katarak dan pengurangan stunting. Perusahaan berharap langkah-langkah ini menginspirasi pihak lain untuk turut berperan dalam membantu masyarakat kurang mampu. Konsistensi dan kelanjutan program menjadi kunci efektivitas kontribusi sosial perusahaan di bidang kesehatan.
Berikut rangkuman program dan data dukungan Sido Muncul dan Smile Train yang perlu diketahui:
1. Lokasi operasi: RS Hermina Bogor
2. Jumlah pasien: 50 penerima manfaat dalam program kali ini
3. Dana bantuan: Rp 325 juta dari Sido Muncul
4. Total pasien dibantu sejak 2018: 754 orang
5. Komponen perawatan: operasi, terapi wicara, dan ortodonti
6. Mitra kolaborasi: Smile Train Indonesia, RS Hermina Bogor, Pemerintah Kota Bogor
Melalui kerja sama ini, Sido Muncul dan Smile Train terus berupaya membuka peluang bagi anak-anak penderita sumbing bibir agar memperoleh layanan medis yang lengkap dan gratis. Program ini diharapkan dapat mengatasi keterbatasan akses kesehatan sekaligus memberikan harapan baru bagi masyarakat sekitar Bogor dan sekitarnya.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com




