Keluhan otot dan sendi menjadi masalah kesehatan yang paling banyak dialami pekerja berusia 30-49 tahun. Pola ini berbeda dari kelompok usia lebih muda yang lebih sering menghadapi infeksi akut, terutama pada saluran pernapasan.
Temuan tersebut menyoroti perubahan jenis keluhan kesehatan seiring bertambahnya usia karyawan. Pada kelompok usia produktif menengah, gangguan muskuloskeletal banyak dikaitkan dengan aktivitas kerja dan gaya hidup.
Data dari Lebih dari 1 Juta Transaksi
Gambaran itu tercatat dalam laporan Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026 yang dirilis Halodoc for Business. Laporan tersebut menghimpun lebih dari 1 juta transaksi layanan kesehatan pada kuartal pertama 2026.
Data itu mencakup lebih dari 3 ribu diagnosis yang tercatat di 30 sektor industri. Dengan cakupan tersebut, laporan ini memetakan kecenderungan keluhan kesehatan pekerja berdasarkan kelompok umur.
| Kelompok Usia | Keluhan Dominan | Karakteristik |
|---|---|---|
| Di bawah 30 tahun | Infeksi dan penyakit saluran pernapasan | Bersifat akut |
| 30-49 tahun | Gangguan muskuloskeletal | Melibatkan otot dan sendi, berkaitan dengan aktivitas kerja serta gaya hidup |
| Di atas 50 tahun | Penyakit kardiovaskular dan kanker | Kronis dan memerlukan perawatan jangka panjang |
Kelompok usia 30-49 tahun berada di antara dua pola kesehatan yang cukup kontras. Mereka tidak lagi didominasi keluhan infeksi akut seperti kelompok lebih muda, tetapi juga belum terutama tercatat dengan penyakit kronis seperti kelompok usia di atas 50 tahun.
Gangguan Otot dan Sendi Mendominasi Usia Produktif Menengah
Chief of Medical Halodoc, dr Irwan Heriyanto, MARS, menyebut pola tersebut sejalan dengan gambaran penyakit secara umum di Indonesia. Ia mengatakan masalah yang banyak ditemukan pada pekerja usia 30-49 tahun berkaitan dengan sendi dan otot.
“Kebanyakan memang, semi jompo kali ya,” canda dr Irwan mengenai dominannya keluhan muskuloskeletal. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, seperti dikutip health.detik.com.
Gangguan muskuloskeletal dalam data ini mencakup keluhan pada otot dan sendi. Laporan tersebut menyebut aktivitas kerja dan gaya hidup sebagai hal yang banyak berkaitan dengan keluhan pada kelompok usia 30-49 tahun.
Usia Muda Lebih Banyak Mengalami Infeksi Pernapasan
Pada pekerja berusia di bawah 30 tahun, infeksi dan penyakit saluran pernapasan menjadi keluhan yang paling dominan. Dr Irwan menyebut aktivitas serta kondisi transportasi dapat menjadi beberapa faktor yang terkait dengan tingginya kasus infeksi saluran pernapasan akut.
Ia mencontohkan situasi saat penumpang berada dalam jarak dekat di kereta. “Kalau naik kereta kan dekat-dekatan tuh, nggak ada satu meter lho, orang bersin aja mungkin masuk semua,” ujarnya.
Sementara itu, pekerja berusia di atas 50 tahun lebih banyak tercatat mengalami penyakit kardiovaskular dan kanker. Kedua kelompok penyakit tersebut digambarkan sebagai kondisi kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang.
Perbedaan Keluhan Menurut Gender
Perbedaan juga terlihat ketika data dibaca berdasarkan gender pasien. Sebanyak 81 persen pasien kardiovaskular adalah laki-laki, sedangkan 72 persen pasien kanker dan neoplasma merupakan perempuan.
Angka tersebut menunjukkan bahwa pola keluhan kesehatan pekerja tidak hanya berubah berdasarkan usia. Data Halodoc for Business juga mencatat perbedaan komposisi pasien pada penyakit kardiovaskular serta kanker dan neoplasma menurut gender.
Pemetaan berdasarkan usia dan gender ini memperlihatkan beragam kebutuhan layanan kesehatan di lingkungan kerja. Pada usia 30-49 tahun, keluhan otot dan sendi menjadi perhatian utama karena mendominasi catatan gangguan kesehatan kelompok tersebut.
