Dari Berat 900 Gram hingga Tumbuh Aktif, Pendampingan Bayi Tak Boleh Terputus

Author: Qoo Media

Seorang anak yang dahulu menjalani perjuangan panjang di ruang perawatan intensif kini kembali ke rumah sakit sebagai anak yang sehat, aktif, dan ceria. Kisah itu menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap bayi tidak seharusnya berhenti saat masa kritis terlewati atau ketika pasien diperbolehkan pulang.

Anak tersebut lahir prematur dengan berat 1.200 gram dan sempat mengalami penurunan berat badan hingga sekitar 900 gram selama perawatan di Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Sepuluh tahun kemudian, perkembangannya menjadi salah satu momen emosional dalam peringatan 50 tahun Primaya Evasari Hospital.

Acara bertajuk Golden Memories and Pediatric Emergency Center: Merajut Kasih Ibu dan Anak Bersama Primaya Evasari Hospital itu digelar pada Sabtu, 19 Juli 2026. Kegiatan ini mempertemukan kembali alumni NICU dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dengan dokter serta tenaga kesehatan yang pernah menangani mereka.

Reuni tersebut tidak hanya menjadi ruang silaturahmi bagi keluarga dan tenaga medis. Kegiatan itu juga menegaskan pentingnya pendampingan kesehatan anak secara berkelanjutan sejak hari-hari awal kehidupan.

Periode Awal yang Menentukan

Masa bayi disebut sebagai periode emas karena menjadi fondasi bagi kesehatan anak pada masa berikutnya. Karena itu, perhatian keluarga dan tenaga medis diperlukan bukan hanya ketika anak sakit, tetapi juga selama proses pertumbuhan sehari-hari.

Dokter Spesialis Anak Primaya Evasari Hospital, dr. Desy Dewi Saraswati, Sp.A, menekankan bahwa Perawatan Bayi Baru Lahir perlu dilakukan secara menyeluruh. Pendampingan meliputi pemberian ASI eksklusif, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, serta edukasi bagi orang tua.

“Pendampingan tidak hanya diperlukan ketika anak sakit, tetapi juga sejak awal kehidupan melalui perawatan bayi baru lahir, pemberian ASI eksklusif, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang, hingga edukasi kepada orang tua mengenai kondisi kegawatdaruratan,” ujar dr. Desy.

Edukasi dinilai penting agar orang tua lebih percaya diri saat merawat anak di rumah. Pemahaman tersebut juga membantu keluarga mengenali tanda bahaya yang membutuhkan penanganan medis segera.

Layanan untuk Kondisi Bayi dan Anak

Primaya Evasari Hospital memiliki layanan Women & Children Center yang mencakup NICU, PICU, dan Pediatric Emergency Center. Layanan tersebut didukung dokter spesialis serta subspesialis anak, bersama fasilitas medis untuk menangani berbagai kondisi pada bayi dan anak.

Keberadaan layanan intensif menjadi bagian penting dalam perjalanan anak-anak yang membutuhkan penanganan khusus sejak awal hidupnya. Namun, kisah para alumni NICU dan PICU menunjukkan bahwa proses Tumbuh Kembang Anak tetap berlanjut jauh setelah fase perawatan intensif berakhir.

Direktur Primaya Evasari Hospital, dr. Wily Kurniady, MARS, menyebut setiap anak yang pernah dirawat di unit intensif sebagai pejuang kecil. Menurutnya, melihat mereka tumbuh sehat dan kembali bersama keluarga menjadi kebahagiaan besar bagi tenaga kesehatan.

“Bagi kami, setiap anak yang pernah dirawat di PICU maupun NICU adalah pejuang kecil dengan cerita perjuangannya masing-masing. Kebahagiaan terbesar bagi kami adalah melihat mereka kembali tumbuh sehat, aktif, dan datang bersama keluarganya,” ujar dr. Wily.

Pelayanan yang Tidak Berhenti di Rumah Sakit

CEO Primaya Hospital Group Leona A. Karnali, CFA, FRM, mengatakan Primaya Evasari Hospital telah mendampingi ribuan keluarga selama lima dekade. Pendampingan itu mencakup proses persalinan hingga perawatan anak yang memerlukan penanganan intensif.

“Melalui Golden Memories, kami ingin merayakan setiap kisah perjuangan sekaligus menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang kami berikan tidak berhenti ketika pasien pulang,” kata Leona. Ia menyatakan kepercayaan masyarakat akan terus dijaga melalui pelayanan yang empatik, berkualitas, dan berorientasi pada keluarga.

Bagi keluarga, pemantauan rutin dan pendampingan kesehatan menjadi bagian dari investasi sejak anak masih bayi. Perjalanan anak yang dahulu memiliki berat sekitar 900 gram hingga tumbuh aktif memperlihatkan arti penting perhatian yang konsisten dalam setiap tahap perkembangannya.

Source: www.suara.com
Terbaru