Pancasakti Run 2026 Lampaui Target 5.000 Peserta, Bidik 8.000 pada 2027

Author: Qoo Media

Pancasakti Run 2026 menarik lebih dari 5.000 peserta dan melampaui target awal penyelenggara. Capaian itu mendorong Pancasakti Group membidik kapasitas sekitar 8.000 pelari untuk penyelenggaraan tahun depan.

Ajang ini berlangsung di kawasan QBig BSD City, Tangerang, pada Minggu (19/7). Peserta mengikuti tiga nomor lomba, mulai dari 5K, 10K, hingga Half Marathon atau 21K.

Kategori Jarak Status di Pancasakti Run 2026
5K 5 kilometer Dipertandingkan
10K 10 kilometer Dipertandingkan
Half Marathon 21 kilometer Dipertandingkan

Chief Executive Officer Pancasakti Group Suwandy Tasmady menyebut pelaksanaan lomba berjalan sesuai harapan. Panitia juga mencatat tidak ada kecelakaan yang dialami peserta sepanjang rangkaian acara.

“Saya dapat melaporkan zero crash. Artinya hari ini pelaksanaannya baik sekali. Udara juga mendukung, cuaca juga baik,” kata Suwandy seusai acara.

Menurut Suwandy, persiapan yang matang, cuaca yang bersahabat, dan tingginya minat sejak pendaftaran menjadi faktor penting kelancaran acara. Evaluasi tersebut menjadi dasar bagi penyelenggara untuk menambah daya tampung peserta pada edisi berikutnya.

“Semoga tahun depan akan lebih baik karena pesertanya saya akan tambah menjadi 8 ribu,” ujarnya. Penyelenggara berencana tetap menggelar Pancasakti Run di kawasan Serpong, tetapi dengan lokasi yang lebih luas.

Target Ekspansi dan Persiapan IPO

Pancasakti Run menjadi salah satu cara perusahaan memperkenalkan nilai, visi, dan komitmennya kepada publik. Kegiatan ini digelar menjelang rencana penawaran umum perdana saham atau IPO Pancasakti Group pada 2029.

Laporan lifestyle.bisnis.com menyebut Katadata menjadi mitra media resmi Pancasakti Run 2026. Antusiasme peserta juga terlihat dari besarnya jumlah pelari yang datang untuk mengikuti seluruh kategori lomba.

Salah satu peserta dalam ajang tersebut adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Gubernur DKI Jakarta periode 2014-2017. Ahok mengikuti kategori 5K sekaligus melakukan flag off untuk nomor 5K, 10K, dan Half Marathon.

Ia menilai olahraga lari semakin diminati setelah pandemi Covid-19 karena kesadaran masyarakat terhadap kesehatan meningkat. Menurut Ahok, lari juga menjadi pilihan yang relatif terjangkau dibandingkan sejumlah jenis olahraga lain.

“Karena itu juga, tren orang sekarang bisa setelah Covid itu lebih penting kesehatannya. Dan lari itu salah satu olahraga yang relatif lebih terjangkau secara ekonomi,” kata Ahok.

Ahok melihat tingginya minat terhadap lari membuka peluang bagi penyelenggara untuk memperbaiki kualitas acara. Kapasitas peserta, fasilitas, serta hadiah dapat ditingkatkan apabila pendaftaran dilakukan lebih awal.

“Hadiahnya pun banyak. Bayangkan kalau kamu bisa juara terus. Mungkin ke depan peserta bisa daftar lebih cepat, supaya panitia dan sponsor bisa menyiapkan hadiah lebih banyak,” ujarnya.

Dalam lomba 5K tersebut, Ahok mengaku dapat menyelesaikan lari tanpa kendala berarti. Ia mengatakan tetap rutin berolahraga, meski perlu menyesuaikan aktivitas fisik dengan berat badannya yang mencapai 93 kilogram.

Peserta Apresiasi Suasana Acara

Antusiasme juga dirasakan Afri dan Alfian, pasangan peserta asal Depok yang berangkat sekitar pukul 04.00 WIB. Mereka sempat mengalami kesulitan mencari parkir, tetapi menilai suasana acara sangat ramai dan meriah.

Afri mengapresiasi hiburan yang tersedia, termasuk atraksi barongsai serta kehadiran Ahok. Ia juga menilai jersey dan medali yang diterima peserta memiliki kualitas baik.

“Engga nyangka acaranya seru banget, ramai banget. Kami juga suka sama bajunya, dapat medali juga,” kata Afri. Pengalaman peserta tersebut menambah modal penyelenggara untuk memperluas Pancasakti Run saat kapasitasnya ditingkatkan pada 2027.

Source: lifestyle.bisnis.com
Terbaru