Varises sering dianggap sebagai masalah penampilan semata, terutama karena munculnya urat-urat berwarna biru atau ungu yang menonjol pada kaki. Namun, kondisi ini sebenarnya merupakan peringatan penting terkait kesehatan pembuluh darah yang tak boleh diabaikan. Terutama bagi wanita, varises bukan hanya mengganggu estetika tetapi juga membawa risiko komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik.
Risiko Varises pada Wanita Lebih Tinggi
Wanita memiliki risiko 60 persen lebih tinggi untuk terkena varises dibandingkan pria. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi hormon estrogen dan progesteron yang mempengaruhi elastisitas pembuluh darah. Selama kehamilan, lonjakan hormon semakin memperbesar peluang pembuluh darah melebar dan katup vena mengalami kerusakan. Menurut dr. Yuliardy Limengka, spesialis bedah vaskular dan pendiri Indonesia Vein Center, kondisi hormon adalah faktor signifikan yang membuat wanita lebih rentan terhadap varises.
Mekanisme Terjadinya Varises
Varises terjadi karena adanya kerusakan pada katup-katup vena yang seharusnya hanya mengalirkan darah satu arah menuju jantung. Ketika katup ini melemah, darah cenderung mengalir mundur dan menumpuk, menyebabkan pembuluh darah membengkak, melar, dan akhirnya menonjol di permukaan kulit. Kondisi ini kemudian menimbulkan gejala fisik yang tidak nyaman.
Gaya Hidup Modern Memperparah Kondisi
Gaya hidup yang kurang bergerak menjadi faktor pendukung berkembangnya varises. Duduk atau berdiri dalam waktu lama dapat menghambat aliran darah di kaki. Selain itu, penggunaan sepatu high heels membatasi gerakan otot betis, yang seharusnya berperan sebagai pompa alami untuk mendorong darah ke atas. Oleh karena itu, pekerja kantoran yang lama duduk dan sering menggunakan high heels berpotensi lebih tinggi mengalami varises.
Gejala Varises Lebih dari Sekadar Urat Menonjol
Gejala varises bisa meliputi rasa pegal dan berat di kaki, terutama pada malam hari. Rasa terbakar, berdenyut, kram otot betis, serta nyeri yang memburuk setelah duduk atau berdiri terlalu lama juga umum dialami. Tidak jarang penderita merasakan gatal di sekitar pembuluh darah yang bengkak. Gejala-gejala tersebut menunjukkan bahwa varises berdampak langsung pada kenyamanan dan mobilitas.
Potensi Komplikasi Serius Jika Tidak Ditangani
Jika varises dibiarkan tanpa penanganan, risiko komplikasinya cukup serius. Salah satunya adalah terbentuknya penggumpalan darah yang bisa menghambat sirkulasi. Lebih parah lagi, varises dapat menyebabkan munculnya tukak atau luka terbuka di kulit yang sangat menyakitkan dan sulit sembuh. Luka seperti ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari tetapi juga meningkatkan risiko infeksi.
Pilihan Pengobatan Varises yang Beragam
Kini, teknologi medis menawarkan berbagai metode pengobatan varises, mulai dari perawatan mandiri hingga intervensi medis modern. Perawatan mandiri meliputi olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan penggunaan kaus kaki kompresi khusus yang mendukung aliran darah. Sementara itu, metode medis yang tersedia antara lain:
- Sclerotherapy (suntik pembuluh darah)
- Ablasi vena menggunakan laser atau gelombang radiofrekuensi
- Terapi Busur Mikroplasma (MPT), teknik terbaru tanpa sayatan
Metode ini memungkinkan pasien mendapatkan perawatan efektif dengan risiko minimal dan waktu pemulihan cepat.
Kemudahan Akses dengan Klinik Khusus Varises
Sebagai langkah nyata dalam penanganan varises yang lebih optimal, Indonesia Vein Center (IVC) baru membuka layanan di T-Space Bintaro 9. Klinik ini mengkhususkan diri pada perawatan masalah pembuluh darah, terutama varises, dengan pendekatan yang menggabungkan aspek medis dan estetika. Kolaborasi IVC dengan Beyoutiful Aesthetic Clinic milik dr. Tompi memastikan penanganan varises tidak hanya berfokus pada kesehatan tetapi juga pada penampilan.
Menurut dr. Yuliardy Limengka, kesehatan pembuluh darah adalah investasi jangka panjang yang harus menjadi perhatian serius. Sementara dr. Tompi menekankan bahwa kaki sering terlupakan padahal merupakan bagian penting dari tubuh yang menunjang aktivitas sehari-hari.
Bagi banyak orang, varises mungkin tampak sepele. Namun semakin cepat diketahui dan ditangani, semakin baik hasilnya untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan. Mengubah gaya hidup, mengenali gejala dini, dan memanfaatkan teknologi pengobatan modern adalah langkah yang tepat untuk mengatasi varises secara efektif.
Source: www.suara.com
