Sebanyak 12.000 Tempat Tidur Rumah Sakit Diproduksi per Tahun Mulai 2024

Produsen tempat tidur perawatan rumah sakit LINET bekerja sama dengan perusahaan alat kesehatan nasional DV Medika untuk memproduksi tempat tidur rumah sakit di Indonesia. Kerja sama ini ditandai dengan pembangunan fasilitas manufaktur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal Industrial Park dengan luas lahan 10.000 meter persegi dan gedung seluas 6.000 meter persegi. Kapasitas produksi yang ditargetkan mencapai 1.000 unit per bulan atau sekitar 12.000 unit per tahun.

Menurut Steven Lee, CEO DV Medika, produksi ini akan memfokuskan pada empat jenis tempat tidur perawatan modern yang mengusung teknologi canggih. Keempat produk tersebut adalah:

1. Ultra-Premium Smart ICU Bed with 7 Motors – LINET Multicare D
2. Premium ICU Bed with 5 Motors – LINET Eleganza 4D
3. Smart Advanced Electric Bed with 4 Motors – LINET Eleganza 2D
4. Fully Electric Premium Pediatric Bed – LINET Tom 2D

Keempat model tempat tidur ini dirancang dengan teknologi Eropa yang mengedepankan fitur keselamatan pintar, desain ergonomis, dan konektivitas digital. Dengan demikian, produk ini diharapkan mampu mendukung transformasi rumah sakit di Indonesia menuju era Smart Hospital.

Selain inovasi teknologi, proyek ini juga mengusung prinsip Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk memenuhi regulasi pemerintah. Saat ini, TKDN yang digunakan dalam produksi sekitar 25 persen, namun target DV Medika adalah meningkatkan kandungan lokal tersebut hingga 60 persen pada periode 2025-2030. Langkah ini juga selaras dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong penggunaan Alat Kesehatan Dalam Negeri (AKD) sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada produk impor tanpa mengorbankan kualitas.

Lucia Rizka Andalucia, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, menyatakan bahwa inisiatif produksi lokal alat kesehatan berteknologi tinggi seperti tempat tidur perawatan rumah sakit premium ini sudah sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Penggunaan Produk Dalam Negeri. Menurutnya, produksi dalam negeri tidak hanya memperkuat kapasitas manufaktur nasional, tetapi juga membuka peluang alih teknologi yang berkontribusi pada peningkatan TKDN.

Manfaat utama dari produksi dalam negeri ini adalah menekan biaya dan meningkatkan ketersediaan alat kesehatan modern di rumah sakit di seluruh Indonesia. Dengan harga lebih terjangkau dan akses yang merata, fasilitas kesehatan di berbagai daerah dapat mendapatkan peralatan terbaik, termasuk tempat tidur ICU dan pediatric yang mutakhir. Hal ini diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional secara keseluruhan.

Dalam jangka panjang, kemitraan antara LINET dan DV Medika juga memperlihatkan potensi pengembangan industri alat kesehatan Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing internasional. Dengan kapasitas produksi mencapai 12.000 unit per tahun, pabrik ini siap memasok kebutuhan nasional sekaligus berkontribusi pada pasar kawasan Asia Tenggara.

Mendorong pengembangan produk inovatif dalam negeri merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem alat kesehatan nasional. Seiring dengan dukungan regulasi dan peningkatan kandungan lokal, Indonesia siap menghadapi tantangan kebutuhan layanan kesehatan modern yang semakin berkembang. Peningkatan kapasitas manufaktur ini juga menjadi modal penting untuk transformasi sistem kesehatan berbasis teknologi digital dan smart hospital di masa depan.

Source: lifestyle.bisnis.com

Exit mobile version