Minum Teh Saat Sahur Tidak Bikin Cepat Haus Asal Hindari Teh Manis dan Batasi Gula yang Memicu Dehidrasi

Author: Qoo Media

Minum teh saat sahur kerap jadi kebiasaan yang melekat bagi banyak orang Indonesia. Namun, muncul pertanyaan penting, apakah minum teh saat sahur benar-benar bikin cepat haus saat berpuasa? Fakta medis menunjukan bahwa penyebab utama haus berlebih bukanlah teh itu sendiri, melainkan faktor lain yang sering menyertainya.

Kafein dalam teh biasanya dianggap sebagai biang kerok yang menyebabkan dehidrasi. Memang, kafein memiliki sifat diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga cairan dan natrium dalam tubuh hilang lebih banyak. Namun, kandungan kafein dalam secangkir teh sebenarnya tergolong rendah, yakni antara 14 hingga 60 mg per porsi 240 ml. Efek diuretik yang cukup signifikan baru muncul jika mengonsumsi sekitar 500 mg kafein sekaligus, setara dengan 6 hingga 13 cangkir teh dalam waktu singkat. Jadi, minum teh dalam porsi wajar saat sahur tidak akan menyebabkan dehidrasi berarti.

Biang Kerok Haus Setelah Minum Teh: Gula

Sebagian besar orang Indonesia menambahkan banyak gula saat minum teh, terutama teh manis atau es teh manis. Ini yang menjadi penyebab utama rasa haus yang muncul saat berpuasa. Menurut Caroline Apovian, MD., profesor di Departemen Endokrinologi Boston University School of Medicine, gula yang masuk ke aliran darah menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba. Kondisi ini merusak keseimbangan cairan dalam tubuh.

Untuk mengembalikan keseimbangan, sel-sel tubuh melepaskan air ke darah, sehingga tubuh mengalami "kekeringan". Akibatnya, otak memberikan sinyal haus sebagai permintaan penggantian cairan yang hilang. Proses ini terjadi sangat cepat, biasanya 5 hingga 10 menit setelah mengonsumsi teh manis. Oleh karena itu, rasa haus yang muncul bukan murni karena teh, tetapi karena kandungan gula yang tinggi.

Saran Minum Teh Saat Sahur

Minum teh saat sahur sebenarnya boleh-boleh saja asal dengan catatan yang tepat. Berikut beberapa panduan yang bisa diikuti:

  1. Pilih teh tawar hangat tanpa gula agar tetap mendapat manfaat hidrasi.
  2. Batasi konsumsi teh maksimal satu gelas saat sahur supaya kafein tetap dalam batas aman.
  3. Hindari minuman teh manis, terutama es teh manis, jika tidak ingin merasa haus cepat.
  4. Prioritaskan minum air putih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan sebelum mulai berpuasa.

Dengan cara ini, teh dapat menjadi tambahan cairan yang membantu mempertahankan hidrasi tanpa memicu rasa haus berlebih. Minum teh tawar hangat juga bisa menambah rasa nyaman dan membantu tubuh tetap bugar selama puasa.

Pentingnya Asupan Cairan dan Nutrisi Sahur

Sahur adalah waktu penting untuk mempersiapkan tubuh beraktivitas selama berpuasa. Asupan cairan dan nutrisi yang tepat sangat menentukan kondisi tubuh sepanjang hari. Sebaiknya konsumsi makanan sehat yang kaya serat dan protein serta minuman tanpa tambahan gula agar kadar gula darah tetap stabil dan mencegah dehidrasi.

Menerapkan pola makan dan minum yang tepat di sahur, termasuk bijak dalam memilih minuman seperti teh, akan membantu mengoptimalkan energi dan menjaga kondisi tubuh tetap prima saat puasa.

Jadi, minum teh saat sahur tidak secara langsung menyebabkan cepat haus jika dikonsumsi dengan benar, terutama tanpa gula berlebih. Hindari teh manis dan perhatikan cukupnya asupan air putih agar puasa berjalan nyaman dan kesehatan terjaga.

Baca selengkapnya di: www.suara.com
Terbaru