4 Toko Roti Legendaris Di Bandung, Ada Yang Bertahan Sejak 1929 Dengan Harga Ramah

Author: Qoo Media

Bandung kembali menunjukkan identitas kulinernya lewat deretan toko roti legendaris yang masih bertahan hingga sekarang. Di tengah perubahan kota dan selera makan yang terus bergeser, empat tempat ini tetap ramai dicari karena menawarkan rasa klasik, suasana nostalgia, dan jejak sejarah yang panjang.

Bagi pencinta kuliner, toko roti tua di Bandung bukan sekadar tempat membeli makanan. Banyak di antaranya justru menjadi tujuan sarapan, lokasi singgah saat berkeliling kota, dan ruang untuk merasakan atmosfer tempo dulu yang masih dijaga sampai hari ini.

Roti Bumbu Bakar Cari Rasa

Salah satu nama yang paling dikenal adalah Roti Bumbu Bakar Cari Rasa. Toko roti ini mendapat julukan sebagai pelopor roti bakar di Bandung dan berdiri sejak 1960, lalu populer dengan menu roti bakar pada 1975.

Pilihan menunya cukup beragam, mulai dari ukuran kecil, standar, hingga porsi besar. Varian rasanya mencakup cokelat, kacang, susu, nanas, kornet, dan keju, serta tersedia roti polosan tanpa dibakar.

Lokasinya berada di Jl. Jend. Ahmad Yani No.149, kawasan Pasar Kosambi, Bandung. Tempat ini buka setiap hari pukul 06:00 hingga 00:00 WIB.

Roti Gempol

Roti Gempol juga masuk daftar toko roti legendaris yang masih bertahan di Bandung. Tempat ini sudah buka sejak 1958 dan dikenal dengan sajian roti bakar klasik yang berfokus pada roti gandum dan roti putih bakar.

Suasananya sederhana karena berada di dalam perumahan, tetapi justru itu yang membuatnya diburu para pencari sarapan. Harga yang relatif terjangkau dan menu yang ringan menjadikannya pilihan populer untuk makan pagi.

Selain roti gandum dan roti putih, tersedia juga donat kentang dan mie ayam. Roti Gempol beralamat di Jl. Gempol Wetan No.14, Citarum, Bandung Wetan, dan beroperasi setiap hari pukul 07:00 hingga 18:00 WIB.

Toko Sidodadi

Toko Sidodadi menjadi salah satu nama lama yang tetap hidup di tengah persaingan kuliner Bandung. Toko roti ini sudah ada sejak 1954 dan dikenal karena mempertahankan rasa tradisional tanpa bahan pengawet.

Daya tarik lain yang membuatnya bertahan adalah harga yang sangat terjangkau. Menu yang tersedia juga luas, mulai dari roti tawar, roti srikaya, roti blueberry, horn cokelat, jagung, susu, pisang keju, hingga varian asin seperti bakso ayam, kornet, dan sosis.

Harga menunya mulai dari Rp 4.000-an. Lokasinya berada di Jl. Otto Iskandar Dinata No. 255, dekat Alun-Alun Bandung, dengan jam operasional setiap hari pukul 10:30 hingga 19:00 WIB.

Sumber Hidangan

Di antara toko roti legendaris Bandung, Sumber Hidangan punya karakter yang paling kuat nuansa kolonialnya. Tempat ini sudah berdiri sejak 1929 dan awalnya bernama Het Snoephuis, yang berarti “Rumah Manis” dalam bahasa Belanda.

Selain menyajikan roti homemade ala Belanda, suasana bangunan dan restorannya juga membawa pengunjung seolah kembali ke masa lalu. Menu yang tersedia masih menggunakan bahasa Belanda, seperti krentenbrood, likeur bobon, dan ananasstraat.

Tidak hanya roti, Sumber Hidangan juga dikenal lewat pastry dan es krim. Lokasinya ada di Jl. Braga No.20-22, Bandung, dan buka Senin sampai Sabtu pukul 09:30 hingga 15:30 WIB, sementara hari Minggu tutup.

Keempat toko roti ini menunjukkan bahwa Bandung tidak hanya kuat sebagai kota wisata dan belanja, tetapi juga menyimpan warisan rasa yang bertahan lintas generasi. Dari roti bakar sederhana sampai sajian ala Belanda, masing-masing tempat menawarkan pengalaman berbeda yang tetap relevan bagi pencinta kuliner klasik.

Source: www.beautynesia.id
Terbaru