Ajang Miss Eco International 2026 menempatkan Indonesia di jajaran empat besar lewat Nickyta Aurellia. Pada grand final yang digelar di Alexandria, Mesir, Jumat (22/5/2026), wakil Meksiko Palmira Ruiz keluar sebagai pemenang utama dan mencatat sejarah sebagai juara pertama dari negaranya.
Hasil ini menjadi sorotan karena Indonesia tampil konsisten sejak babak awal karantina yang berlangsung lebih dari satu pekan. Nickyta tidak hanya menembus Top 21, tetapi juga terus melaju hingga Top 10, Top 5, dan akhirnya finis sebagai 3rd Runner-Up.
Perjalanan Indonesia dari Top 21 ke Top 4
Babak 21 besar dibuka sebagai hasil akumulasi penilaian sejak hari pertama karantina. Dari tahap ini, Indonesia sudah memastikan tempat melalui Nickyta Dhea Aurellia bersama finalis dari China, Finlandia, Prancis, India, Jamaika, Belanda, Peru, Filipina, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam, Chile, Kolombia, Malaysia, Nepal, Nigeria, Brasil, Australia, Ukraina, dan Meksiko.
Di tahap berikutnya, para finalis tampil dalam balutan gaun malam. Penilaian itu mengantar Indonesia kembali masuk jajaran 10 besar bersama Chile, Kolombia, Malaysia, Nepal, Nigeria, Brasil, Australia, Ukraina, dan Meksiko.
Babak penentuan menuju lima besar
Persaingan makin ketat saat para finalis menghadapi sesi speech di Top 10. Masing-masing peserta menerima topik berbeda dan harus menjawabnya dalam waktu satu menit.
Setelah seluruh finalis tampil, dewan juri mengumumkan lima besar yang berisi Brasil, Indonesia, Australia, Ukraina, dan Meksiko. Dari titik ini, Indonesia tetap bertahan hingga fase akhir dan menjaga peluang meraih hasil terbaik.
Hasil akhir Miss Eco International 2026
Sebelum mahkota diberikan, lima besar kembali diuji melalui sesi tanya jawab. Pertanyaan dibagikan secara acak oleh pembawa acara, dan para finalis hanya punya waktu satu menit untuk menjawab.
Hasil akhir menempatkan Palmira Ruiz dari Meksiko sebagai Miss Eco International 2026. Posisi 1st Runner-Up diraih Ukraina lewat Mishel Shotropa, disusul Australia sebagai 2nd Runner-Up melalui Adriana Gravador.
Nickyta Aurellia dari Indonesia menempati posisi 3rd Runner-Up. Brasil melalui Joana Camargo melengkapi daftar lima besar sebagai 4th Runner-Up.
Deretan penghargaan spesial
Selain gelar utama, Miss Eco International Organization juga mengumumkan sejumlah penghargaan spesial di panggung grand final. Kategori Best National Costume jatuh kepada Kolombia lewat Ana Hernández.
Malaysia melalui Nivethaa Kumar meraih Best Eco Video, sementara Best Eco Dress diberikan kepada Chile lewat Hangarahi Vásquez. Filipina juga ikut masuk daftar pemenang spesial lewat Gabriela Carballo yang menyabet Best Eco Top Model.
Prestasi Nickyta menjadi pencapaian penting bagi Indonesia di ajang ini. Meski belum membawa pulang mahkota utama, posisi empat besar memberi hasil yang kuat dan menutup malam final dengan kebanggaan bagi para pageant lovers.
