Quiet luxury kini menjadi salah satu pendekatan interior yang banyak dilirik karena menawarkan kemewahan yang tidak berisik. Di rumah minimalis, gaya ini terasa cocok karena sama-sama menekankan fungsi, kebersihan visual, dan kenyamanan.
Alih-alih dipenuhi ornamen mencolok, quiet luxury membangun kesan mewah lewat kualitas material, warna yang tenang, dan detail yang terkurasi. Hasilnya, hunian bisa terlihat elegan, hangat, dan berkelas tanpa terkesan berusaha terlalu keras.
Pilih material yang berbicara lewat kualitas
Langkah paling dasar dalam quiet luxury adalah memilih material yang premium dan tahan lama. Lantai kayu, batu alam, marmer bermotif lembut, dan kain linen sering dipakai karena memberi kesan halus sekaligus nyaman dilihat.
Material seperti ini memang membutuhkan investasi awal lebih besar. Namun, daya tahannya yang baik membuatnya lebih ekonomis dalam jangka panjang dibanding elemen dekoratif yang mudah diganti.
Gunakan palet warna netral dan lembut
Warna netral memegang peran besar dalam menciptakan suasana quiet luxury. Putih gading, krem, abu-abu muda, taupe, dan cokelat hangat membantu ruang terasa tenang serta lebih luas.
Palet seperti ini juga mudah dipadukan dengan berbagai material. Agar tidak monoton, beberapa gradasi warna bisa dipakai dalam satu ruangan untuk memberi dimensi visual tanpa menghilangkan karakter minimalis.
Utamakan furnitur fungsional dan timeless
Konsep ini menempatkan kualitas di atas jumlah. Karena itu, furnitur yang dipilih sebaiknya sederhana, dibuat dengan pengerjaan yang baik, dan benar-benar dibutuhkan.
Sofa bersiluet sederhana, meja kayu solid, atau kursi bergaya klasik modern dapat menjadi pilihan. Furnitur yang timeless membuat ruang tetap relevan meski tren desain berubah.
Maksimalkan cahaya alami
Pencahayaan menjadi elemen penting yang sering menentukan suasana ruangan. Hunian bergaya quiet luxury umumnya memanfaatkan cahaya alami sebanyak mungkin agar ruangan terasa hangat dan nyaman.
Jendela berukuran besar atau bukaan yang cukup membantu sinar matahari masuk dengan optimal. Pada malam hari, lampu warm white dapat menjaga atmosfer tetap elegan, sementara cahaya yang terlalu terang sebaiknya dihindari karena bisa mengurangi kesan tenang.
Hadirkan dekorasi secukupnya
Quiet luxury sangat dekat dengan prinsip less is more. Karena itu, dekorasi sebaiknya dipilih secara selektif, bukan ditumpuk untuk mengisi setiap sudut ruang.
Vas keramik artistik, karya seni sederhana, atau tanaman hijau dalam pot elegan bisa menjadi opsi yang tepat. Setiap elemen perlu punya tujuan agar ruangan tetap rapi, nyaman, dan memancarkan kemewahan yang subtil.
Penerapan quiet luxury di rumah minimalis tidak harus menunggu renovasi besar atau anggaran fantastis. Fokus pada material berkualitas, warna netral, furnitur fungsional, pencahayaan yang baik, dan dekorasi yang terkurasi sudah cukup untuk membentuk ruang yang lebih elegan dan tetap sederhana.
Source: www.idntimes.com






