Memasuki musim penerimaan mahasiswa dan tahun ajaran baru, pencarian laptop murah dengan rasa premium kembali ramai. Di rentang harga Rp7–10 jutaan pada Juni 2026, pilihannya kini jauh lebih beragam dan tidak lagi terbatas untuk mengetik tugas atau rapat online.
Menariknya, beberapa model di kelas ini sudah mampu menangani editing profesional hingga gaming modern. Artinya, mahasiswa bisa memilih laptop sesuai kebutuhan utama tanpa harus langsung naik ke kelas harga yang lebih tinggi.
Lenovo IdeaPad Slim 3i untuk kebutuhan kuliah harian
Lenovo IdeaPad Slim 3i masih menjadi opsi aman bagi pengguna dengan budget paling terbatas di kelas ini. Laptop ini memakai Intel Core i3-1315U dengan grafis Intel UHD, cukup untuk tugas kuliah, presentasi, dan multitasking ringan.
Perangkat ini dibekali RAM 8GB LPDDR5 dan SSD NVMe Gen 4 256GB, sehingga responsnya tetap terasa cepat untuk aktivitas harian. Bobotnya hanya 1,37 kg dan baterai 47Wh diklaim mampu bertahan sekitar 7 jam penggunaan normal.
Namun, layar 14 inci Full HD yang digunakan masih panel TN. Kualitas warna dan sudut pandangnya masih di bawah panel IPS, sehingga ini perlu dipertimbangkan oleh pengguna yang sering menatap layar dalam waktu lama.
Axioo Hype 5 AMD X6 untuk performa paling kencang di kelasnya
Bagi mahasiswa yang lebih memprioritaskan tenaga, Axioo Hype 5 AMD X6 jadi salah satu pilihan paling kuat di harga sekitar Rp7 jutaan. Laptop ini memakai AMD Ryzen 5 6600H, prosesor yang biasanya hadir di laptop gaming.
Kombinasi Ryzen 5 6600H dan Radeon 660M membuatnya mampu menjalankan editing video Full HD di Adobe Premiere Pro serta game modern dengan pengaturan grafis yang disesuaikan. Meski RAM bawaan 8GB dan SSD 256GB, perangkat ini masih menyediakan slot RAM tambahan dan slot SSD ekstra untuk upgrade.
Layarnya memakai panel IPS Full HD 14 inci dengan kecerahan hingga 350 nits. Bobot 1,34 kg juga membuatnya masih nyaman dibawa kuliah setiap hari.
Tecno Megabook T1 untuk kreator dan kerja visual
Tecno Megabook T1 terlihat paling menarik bagi kreator konten, desainer grafis, dan fotografer pemula. Laptop ini hadir di kelas harga Rp8 jutaan dengan layar IPS Full HD+ 14 inci yang sudah mendukung 100% sRGB.
Cakupan warna seperti ini penting untuk pekerjaan visual karena membantu menampilkan warna yang lebih akurat. Di sisi performa, perangkat ini membawa AMD Ryzen 5 7430U, RAM 16GB LPDDR4X, dan SSD 512GB.
Baterai 75Wh menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya. Dalam penggunaan ringan, daya tahannya bisa mencapai lebih dari satu hari kerja, sehingga cocok untuk pengguna yang sering berpindah tempat.
Advan WorkPlus Touch untuk gaming dan kerja berat
Jika fokus utama ada pada gaming, Advan WorkPlus Touch menjadi salah satu opsi paling menarik di bawah Rp10 juta. Laptop ini menggunakan AMD Ryzen 7 8745HS yang dipasangkan dengan GPU terintegrasi Radeon 780M.
Walau tanpa kartu grafis dedicated, performanya tetap mengesankan untuk kelas harga ini. Game seperti GTA V, Shadow of the Tomb Raider, hingga Cyberpunk 2077 sudah bisa dijalankan dengan cukup nyaman, dan perangkat ini juga memadai untuk editing video 4K serta desain 3D di Blender.
Spesifikasinya mencakup RAM 16GB LPDDR5 6400MHz, SSD 512GB, layar IPS Full HD 15,6 inci, dan baterai 58Wh yang diklaim tahan sekitar 10 jam penggunaan normal. Dengan bobot 1,81 kg, laptop ini masih tergolong ringan untuk ukuran laptop yang punya tenaga besar.
Apple MacBook Neo untuk desain premium dan mobilitas
Apple menghadirkan MacBook Neo sebagai alternatif yang lebih terjangkau bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple. Laptop ini menawarkan layar 13 inci beresolusi 2,5K dengan tingkat kecerahan 500 nits.
Perangkat ini memakai chipset Apple A18 Pro dan lebih cocok untuk mengetik, belajar online, presentasi, serta pekerjaan kantoran sehari-hari. Desain premiumnya didukung bobot 1,23 kg dan baterai yang dapat bertahan hingga sekitar 11 jam penggunaan.
MacBook Neo tidak ditujukan untuk gaming atau pekerjaan berat. Namun, bagi mahasiswa yang mengutamakan mobilitas, tampilan layar tajam, dan pengalaman memakai perangkat Apple, model ini tetap menjadi kandidat yang layak dipertimbangkan.
