Timnas Inggris memetik kemenangan 4-2 atas Kroasia pada laga Grup L di Dallas Stadium, dan hasil itu langsung menyisakan sederet catatan penting. Duel ini tidak hanya menghadirkan enam gol, tetapi juga menempatkan Harry Kane dalam daftar rekor baru yang sejajar dengan nama-nama besar sepak bola Inggris.
Jude Bellingham dan Marcus Rashford ikut menentukan arah pertandingan, sementara Kane kembali menjadi pusat perhatian lewat dua golnya. Dari laga yang berlangsung ketat sejak awal, muncul lima fakta menarik yang membuat kemenangan Inggris terasa lebih dari sekadar tiga poin.
Laga yang langsung panas sejak babak pertama
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal dan jarang memberi ruang bagi kedua tim untuk bermain aman. Inggris sempat unggul lebih dulu, Kroasia membalas, lalu kedua tim saling mengejar hingga babak pertama berakhir 2-2.
Harry Kane membuka skor lewat penalti ulang setelah eksekusi pertamanya gagal. Kroasia merespons cepat melalui Martin Baturina yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Inggris kembali memimpin lewat sundulan Kane dari sepak pojok, tetapi Petar Musa membuat skor imbang lagi sebelum turun minum. Situasi itu menunjukkan betapa terbukanya laga dan betapa efektif serangan kedua tim saat menemukan ruang.
Skor 4-2 yang mengingatkan Inggris pada final 1966
Kemenangan 4-2 atas Kroasia punya nilai historis tersendiri bagi Inggris. Opta mencatat, hasil itu menjadi kemenangan pertama Inggris di Piala Dunia dengan skor identik sejak final 1966 melawan Jerman Barat.
Final tersebut tetap menjadi momen paling bersejarah dalam sepak bola Inggris. Saat itu, Inggris meraih trofi Piala Dunia pertama dan satu-satunya melalui penampilan legendaris Geoff Hurst yang mencetak hat-trick.
Bellingham kembali tampil sebagai pembeda
Jude Bellingham menunjukkan lagi bahwa dirinya nyaman tampil di laga-laga besar. Golnya ke gawang Kroasia lahir dari aksi individu yang kuat di sisi kanan sebelum ia melepas tembakan akurat ke sudut bawah gawang.
Catatan Opta menunjukkan, empat dari total tujuh gol Bellingham untuk Inggris tercipta di turnamen besar seperti Piala Dunia dan Euro. Persentase itu mencapai sekitar 57 persen dan menjadi yang tertinggi dalam sejarah pemain Inggris dengan minimal lima gol internasional.
Data tersebut menegaskan peran Bellingham sebagai pemain yang sering muncul saat pertandingan menuntut solusi cepat. Dalam laga seperti melawan Kroasia, kontribusinya kembali menjadi pembeda.
Kane menyamai rekor Gary Lineker
Harry Kane melanjutkan reputasinya sebagai penyerang utama Inggris di turnamen besar. Dua golnya ke gawang Kroasia membuat koleksi golnya di Piala Dunia naik menjadi 10.
Jumlah itu menyamai rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia. Lineker dikenal sebagai salah satu legenda timnas Inggris dan pernah meraih Sepatu Emas Piala Dunia 1986.
Pencapaian Kane menambah bobot kontribusinya dalam sejarah tim nasional. Ia tidak hanya mencetak gol penting, tetapi juga terus menempel deretan pencetak gol tertinggi Inggris di ajang terbesar sepak bola dunia.
Sejajar dengan David Beckham dalam catatan Piala Dunia
Rekor lain datang dari konsistensi Kane mencetak gol lintas edisi Piala Dunia. Gol ke gawang Kroasia membuat Kane mencetak gol di tiga edisi berbeda, yakni 2018, 2022, dan 2026.
Catatan itu membuat Kane sejajar dengan David Beckham. Mantan kapten Inggris tersebut juga pernah mencetak gol di tiga edisi Piala Dunia, yaitu 1998, 2002, dan 2006.
Bagi Inggris, rekor ini memperlihatkan kontinuitas Kane sebagai figur penting di turnamen besar. Dari satu laga melawan Kroasia, Inggris bukan hanya mendapat kemenangan meyakinkan, tetapi juga menyaksikan beberapa pencapaian individu yang menambah warna dalam perjalanan mereka di Piala Dunia.
