Rugi Rp2 Miliar dari Travel Umrah, Bobby Tince Kini Besarkan Warung Nasi

Author: Qoo Media

Bobby Tince memilih menaruh perhatian pada usaha kuliner setelah bisnis travel umrah dan haji yang pernah dirintisnya mengalami kebangkrutan. Usaha tersebut disebut membuatnya menanggung kerugian sekitar Rp2 miliar.

Kini, komedian dan pesinetron itu mengembangkan warung nasi di kawasan kaki Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Pilihan tersebut juga berkaitan dengan keinginannya mengatur waktu lebih dekat dengan keluarga.

Bisnis Travel Sudah Dilepas

Bobby menegaskan dirinya tidak lagi menjalankan bisnis perjalanan ibadah tersebut. Menurutnya, pengelolaan usaha travel itu sudah dilepas kepada pihak lain.

“Jadi sekarang mungkin dipegang sama yang lain, saya nggak tahu sama siapa,” kata Bobby Tince dalam program Pagi-pagi Ambyar Trans TV di Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026). Pernyataan itu dikutip hot.detik.com.

Usaha Status Bobby Tince Keterangan
Travel umrah dan haji Tidak lagi dikelola Pernah bangkrut dengan kerugian sekitar Rp2 miliar
Warung nasi Menjadi fokus pengembangan Berlokasi di kawasan kaki Gunung Salak, Bogor

Kebangkrutan bisnis travel menjadi titik perubahan dalam arah usaha Bobby. Ia tidak menyebutkan pihak yang kini memegang bisnis tersebut, tetapi memastikan tanggung jawab pengelolaannya tidak lagi berada di tangannya.

Keputusan itu membuat Bobby dapat memusatkan energi pada warung nasi yang sedang dibesarkan. Usaha kuliner tersebut dipilih sebagai kegiatan yang dapat dijalankan di wilayah yang sama dengan keluarganya.

Tetap Membantu Konsultasi Umrah

Meski telah melepas bisnis travel, Bobby masih membuka diri untuk membantu teman atau masyarakat yang ingin berkonsultasi soal perjalanan umrah. Ia memandang bantuan informasi itu sebagai bentuk syiar yang tetap bisa dilakukan.

“Jadi kalau ada teman-teman yang konsultasi masalah per-umrah-an, tetap saya handle. Karena kan itu sama aja syiar secara nggak langsung ya,” ungkapnya.

Bantuan yang dimaksud Bobby berkaitan dengan pertanyaan dasar mengenai biro perjalanan umrah dan pilihan penyelenggara. Namun, perannya kini bukan lagi sebagai pengelola bisnis travel seperti sebelumnya.

Waktu untuk Keluarga Jadi Pertimbangan

Fokus pada warung nasi juga didorong oleh pertimbangan pengaturan waktu bersama mantan istri dan anaknya. Bobby menilai pekerjaan di bisnis travel menuntutnya bepergian dari rumah, bahkan hingga berhari-hari.

“Karena saya sekarang lagi fokus besarin warung saya, supaya saya juga bisa atur waktu sama (mantan) istri saya, anak saya,” ujar Bobby. Ia menilai kegiatan usaha yang berada dalam satu wilayah akan membuatnya lebih mudah hadir untuk anaknya.

Bagi Bobby, perjalanan dinas dalam bisnis travel dapat membuat pengawasan terhadap anak menjadi lebih sulit. Karena itu, usaha warung nasi kini menjadi pilihannya untuk tetap menjalankan bisnis sekaligus menjaga pembagian waktu keluarga.

Peralihan tersebut memperlihatkan perubahan fokus Bobby setelah kerugian yang dialami dari bisnis travel umrah dan haji. Di tengah fokus baru pada kuliner, ia tetap bersedia memberi arahan bagi orang yang membutuhkan informasi seputar umrah.

Source: hot.detik.com
Terbaru