Kulit kusam dapat dipengaruhi paparan sinar ultraviolet, polusi udara, hingga pola hidup yang kurang sehat. Selain perawatan dari luar, asupan buah dengan vitamin, mineral, air, serat, dan antioksidan dapat membantu menjaga kondisi kulit dari dalam.
Buah tidak menjanjikan perubahan warna kulit secara instan, tetapi nutrisinya berperan dalam hidrasi, perlindungan dari stres oksidatif, serta dukungan pembentukan kolagen. Berikut 16 buah yang kerap dikaitkan dengan kulit tampak lebih sehat dan cerah.
Ringkasan Kandungan yang Mendukung Kesehatan Kulit
| Buah | Kandungan atau peran utama |
|---|---|
| Semangka | Air, vitamin C, vitamin A, dan likopen |
| Jeruk | Vitamin C dan antioksidan |
| Stroberi | Asam salisilat, vitamin C, dan asam ellagic |
| Pepaya | Vitamin A, C, dan B |
| Alpukat | Serat, vitamin, lutein, dan zeaxanthin |
| Mangga | Vitamin A, E, dan C |
| Apel | Vitamin A, C, dan antioksidan |
| Pisang | Vitamin, mineral, serat, dan antioksidan |
| Delima | Vitamin C, tannin, ellagitanin, dan antosianin |
| Anggur | Resveratrol, vitamin C, vitamin K, dan folat |
| Nanas | Vitamin A, C, K, serta bromelain |
| Kiwi | Vitamin C |
| Tomat | Likopen dan asam alami |
| Lemon | Vitamin C |
| Beri | Antioksidan |
| Aprikot | Minyak biji aprikot yang bersifat emolien |
1. Semangka
Semangka mengandung sekitar 92 persen air yang dapat membantu menjaga hidrasi kulit agar terasa lembut dan kenyal. Buah ini juga mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin B1, vitamin B6, serta likopen yang dikaitkan dengan perlindungan dari radikal bebas.
2. Jeruk
Vitamin C dalam jeruk dikenal berperan dalam produksi kolagen yang membantu menjaga kekencangan kulit. Kandungan antioksidannya juga membantu melawan radikal bebas yang dapat mempercepat tanda penuaan dini.
3. Stroberi
Stroberi mengandung asam salisilat, bahan yang juga umum ditemukan dalam produk perawatan untuk membantu membersihkan pori-pori. Vitamin C dan asam ellagic di dalamnya dikaitkan dengan perlindungan kulit dari kerusakan akibat sinar UV.
4. Pepaya
Pepaya kaya vitamin A, C, dan B yang mendukung pemeliharaan kesehatan kulit. Buah ini juga dikaitkan dengan pencernaan yang lebih baik dan kemampuan mempercepat penyembuhan luka.
5. Alpukat
Alpukat mengandung serat, vitamin A, C, K, B3, dan B6, serta lutein dan zeaxanthin. Kandungan tersebut dikaitkan dengan pengurangan stres oksidatif, perlindungan dari paparan UV, serta dukungan terhadap kekencangan kulit.
6. Mangga
Mangga menyediakan vitamin A, E, dan C yang penting dalam pola makan untuk kesehatan kulit. Buah ini juga disebut memiliki sifat yang mendukung penyembuhan luka serta membantu mengurangi tampilan garis halus dan bekas jerawat.
7. Apel
Apel mengandung vitamin A dan C yang dapat mendukung berbagai kebutuhan kulit. Kulit apel turut memiliki antioksidan untuk membantu melawan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif.
8. Pisang
Pisang mengandung antioksidan, vitamin A, C, K, E, folat, serta sejumlah mineral. Kandungan seratnya juga mendukung sistem pencernaan, sementara sifatnya yang melembapkan dikaitkan dengan kenyamanan kulit kering.
9. Delima
Menurut Healthline, delima mengandung antioksidan seperti vitamin C, tannin, ellagitanin, dan antosianin yang dapat membantu mengurangi kerusakan sel. Buah ini juga dikaitkan dengan regenerasi sel, pengurangan peradangan jerawat dan eksim, serta sifat antimikroba.
10. Anggur
Anggur mengandung resveratrol yang dikaitkan dengan perlindungan kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Buah ini juga menyediakan vitamin C, vitamin K, folat, dan mineral, sementara ekstrak bijinya disebut memiliki sifat yang mendukung peremajaan serta penyembuhan luka.
11. Nanas
Nanas mengandung vitamin A, C, K, mineral, dan bromelain yang dikenal memiliki sifat anti-inflamasi. Kandungan ini dikaitkan dengan perbaikan tekstur kulit, pengurangan gejala jerawat, dan dukungan terhadap penyembuhan luka.
12. Kiwi
Kiwi kaya vitamin C yang berperan dalam produksi kolagen. Buah ini juga dikaitkan dengan pencegahan stres oksidatif yang dapat memengaruhi kondisi kulit.
13. Tomat
Tomat merupakan sumber likopen, antioksidan yang dikaitkan dengan perlindungan dari kerusakan akibat sinar UV dan penuaan dini. Asam alaminya juga disebut dapat membantu mengatur produksi sebum pada kulit berminyak.
14. Lemon
Lemon kaya vitamin C dan kerap digunakan sebagai bahan dalam sejumlah produk perawatan kulit. Dalam rangkuman CNBC Indonesia, lemon dikaitkan dengan pengurangan tanda penuaan, hiperpigmentasi, jaringan parut, serta efek kulit kecokelatan akibat matahari.
15. Beri
Blueberry, stroberi, rasberi, dan blackberry merupakan kelompok buah beri yang kaya antioksidan. Antioksidan membantu melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas yang dapat berkaitan dengan kulit kusam dan penuaan dini.
16. Aprikot
Aprikot dikaitkan dengan pengurangan kerutan dan perbaikan tampilan warna kulit. Minyak biji aprikot bersifat emolien yang membantu menjaga kelembapan, sementara kandungannya disebut dapat membantu mengangkat sel kulit yang rusak.
Source: www.cnbcindonesia.com






