Saat bepergian dengan pesawat, penumpang perlu memahami aturan terkait makanan yang boleh dan tidak boleh dibawa ke dalam kabin. Aturan ini bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh penumpang selama penerbangan. Makanan yang mengeluarkan aroma menyengat atau berpotensi menimbulkan risiko kebakaran dilarang agar tidak mengganggu pengalaman penumpang lainnya.
Penting bagi calon penumpang untuk mengetahui jenis-jenis makanan dan minuman yang diperbolehkan agar tidak mengalami masalah saat pemeriksaan keamanan di bandara. Berikut ini rangkuman makanan yang diperbolehkan dan yang harus dihindari berdasarkan regulasi dan sumber terpercaya.
Makanan dan Minuman yang Boleh Dibawa ke Pesawat
Beberapa makanan ringan dan minuman tertentu aman untuk dibawa dan dikonsumsi selama penerbangan. CNN Indonesia mengulas beberapa jenis makanan yang direkomendasikan:
-
Buah-buahan Segar
Buah potong yang disimpan dalam wadah tertutup rapat bisa menjadi pilihan sehat untuk dibawa ke pesawat. Namun, durian tidak diperbolehkan karena aromanya yang sangat menyengat, sedangkan kelapa dilarang karena mudah terbakar. -
Makanan Berat
Nasi dengan lauk pauk yang tidak berkuah dapat dibawa selama bahan makanan tersebut tidak mengandung cairan berlebih. Aneka makanan seperti pizza, hamburger, mie goreng dalam kemasan cup, dan ayam goreng aman dibawa dengan catatan pengemasan yang tepat. -
Roti
Berbagai jenis roti seperti roti tawar, bagel wijen, atau jenis roti lain bisa menjadi pendamping perjalanan. Agar remah roti tidak berceceran, sebaiknya bungkus dengan kertas khusus roti atau plastik. -
Permen dan Cokelat
Segala jenis permen dan cokelat boleh dibawa sebagai camilan selama penerbangan. Simpan dalam wadah agar tidak berantakan. -
Makanan Ringan Kemasan
Snack kemasan seperti wafer, keripik, chiki, kacang, kue kering, dan kerupuk diperbolehkan karena bentuknya kering dan tidak melanggar peraturan maskapai. - Air Mineral
Penumpang boleh membawa air mineral asalkan memenuhi ketentuan volume maksimal 100 mililiter sesuai aturan maskapai.
Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dibawa ke Dalam Pesawat
Menurut informasi dari detikTravel dan situs Travel + Leisure, beberapa makanan dan minuman wajib dihindari karena berpotensi menimbulkan gangguan dan risiko selama penerbangan:
-
Minuman Beralkohol dengan Kadar di Atas 70%
Minuman seperti absinthe, vodka, wiski, dan grain alcohol yang kadar alkoholnya tinggi dilarang karena bisa menyebabkan ketidaknyamanan. -
Saus, Krim, dan Selai
Berdasarkan aturan TSA nomor 3-1-1, produk bertekstur cair seperti saus, krim, dan selai tidak diperbolehkan di kabin pesawat. Jika ingin membawa, sebaiknya simpan di bagasi. -
Minyak, Madu, dan Cuka
Ketiganya juga tergolong cair dan dilarang dibawa ke kabin. Jika menjadi oleh-oleh, pastikan kemasan kecil dan ditempatkan di bagasi. - Makanan Laut dan Daging Segar
Makanan laut dan daging yang belum diolah dan tidak disimpan dalam keadaan beku dapat menimbulkan bau tidak sedap dan risiko kebersihan. Pastikan pengemasan sesuai standar dan tahan beku jika ingin dibawa.
Memahami daftar makanan di atas akan memudahkan persiapan saat hendak terbang. Jangan lupa untuk selalu memeriksa kebijakan spesifik dari maskapai yang digunakan karena aturan bisa sedikit berbeda. Dengan mengikuti panduan ini, perjalanan udara akan menjadi lebih nyaman tanpa gangguan dari makanan yang tidak sesuai aturan.