PT KAI Daop 7 Madiun melaporkan penjualan 19.110 tiket untuk angkutan Lebaran periode 11 Maret hingga 1 April mendatang. Angka tersebut mencakup penumpang yang melakukan keberangkatan maupun kedatangan di wilayah Daop 7 Madiun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa dari total tiket terjual, 3.736 tiket dibeli oleh penumpang yang akan naik kereta, sementara 15.374 tiket lainnya untuk penumpang yang turun di stasiun-stasiun Daop 7 Madiun. Penjualan tiket masih terus berlangsung dan berpotensi meningkat.
Tanggal Favorit Penumpang Naik dan Turun
Beberapa tanggal terlihat menjadi favorit pelanggan untuk keberangkatan, yaitu 15 Maret dengan 719 pelanggan, 16 Maret dengan 620 pelanggan, dan 14 Maret dengan 580 pelanggan. Data ini mencerminkan tingginya minat masyarakat pada waktu tersebut.
Sedangkan untuk kedatangan penumpang, tanggal 14 Maret paling banyak dipesan dengan 3.352 pelanggan, disusul 15 Maret dengan 2.737 pelanggan, dan 13 Maret dengan 2.629 pelanggan. Pola ini membantu PT KAI memetakan kebutuhan kapasitas kereta selama masa angkutan.
Stasiun dengan Volume Penumpang Terbesar
Beberapa stasiun utama yang mencatat volume penumpang tertinggi selama periode Lebaran antara lain Stasiun Madiun, Kertosono, Kediri, Blitar, dan Tulungagung. Hal ini menunjukkan peran vital stasiun-stasiun tersebut dalam mengakomodasi pergerakan mudik dan balik Lebaran.
Imbauan untuk Pemesanan dan Perjalanan
PT KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat agar segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi untuk menghindari antrian dan kehabisan tiket. Perencanaan perjalanan yang matang juga disarankan untuk menjamin kenyamanan dan kelancaran mudik.
Tohari menegaskan pentingnya hadir lebih awal di stasiun serta mematuhi seluruh ketentuan perjalanan yang berlaku. PT KAI Daop 7 Madiun berkomitmen menyelenggarakan perjalanan yang aman, nyaman, serta tepat waktu, khususnya pada masa angkutan Lebaran 2026.
Baca selengkapnya di: jatim.antaranews.com