Gubernur Khofifah Tancap Gas Wujudkan Kedaulatan Pangan & Pendidikan Prioritas Nasional Usai Arahan Presiden

Author: Qoo Media

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, segera mempercepat pelaksanaan berbagai program nasional setelah mendapatkan arahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah menunjukkan implementasi yang baik terhadap program-program tersebut, khususnya dalam bidang pangan dan pemberdayaan desa.

Khofifah menyatakan bahwa Jawa Timur telah berhasil mencapai swasembada pangan dan saat ini berada pada tahap menuju kedaulatan pangan. Pencapaian ini didukung oleh keberhasilan provinsi tersebut menuntaskan 100 persen kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dengan 8.494 koperasi berbadan hukum yang aktif dan tersebar di wilayah Jawa Timur.

Pencapaian Desa Mandiri dan Koperasi

Sebagai provinsi dengan jumlah desa mandiri terbanyak di Indonesia, Jawa Timur mencatatkan sebanyak 4.716 desa mandiri. Ini berarti sekitar 23 persen dari total desa mandiri secara nasional berada di provinsi ini. Dari sisi koperasi, 8.420 koperasi baru telah didirikan, sedangkan 74 lainnya merupakan pengembangan dari koperasi yang sudah ada sebelumnya.

Menurut Khofifah, pembangunan desa diarahkan untuk menyentuh aspek dasar dan berkelanjutan. Fokus utama meliputi peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan ekonomi lokal, pelayanan kesehatan, dan pelestarian lingkungan. Pendekatan ini diharapkan dapat mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera secara menyeluruh.

Penguatan di Sektor Pendidikan

Di sektor pendidikan, Pemprov Jatim terus mendukung program prioritas Presiden Prabowo dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Generasi Indonesia Emas 2045. Salah satu upayanya adalah pengembangan program Sekolah Rakyat, yang dianggap strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Provinsi Jawa Timur telah mengoperasikan 26 Sekolah Rakyat, jumlah terbanyak secara nasional. Selain itu, enam sekolah taruna telah dibentuk di berbagai daerah, antara lain SMAN Taruna Angkasa di Madiun dan SMAN Taruna Bhayangkara di Banyuwangi. Upaya ini juga dilengkapi dengan renovasi dan pengadaan fasilitas teknologi di tingkat sekolah SD, SMP, dan SMA.

Arahan Presiden dan Strategi Transformasi Bangsa

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran pemimpin daerah dalam menyelamatkan dan mengelola kekayaan alam demi kepentingan rakyat Indonesia. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersatu dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju dan modern.

Presiden juga mengemukakan pelaksanaan Strategi Transformasi Bangsa yang terdiri dari 8 Misi Asta Cita, 17 Program Prioritas, dan 8 Program Hasil Terbaik Cepat sebagai fondasi untuk Indonesia Maju. Strategi ini diadaptasi untuk menghadapi tantangan bangsa dan berdasarkan prinsip Ekonomi Pancasila yang berlandaskan UUD 1945.

Sinergi Pembangunan dan Hasil Positif

Kolaborasi efektif antara pemerintah pusat dan daerah berhasil menunjukkan hasil nyata di masyarakat. Pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,04 persen pada kuartal ketiga tahun lalu. Ekspor juga meningkat sebesar 8,14 persen sepanjang tiga kuartal pertama tahun tersebut.

Investor mulai menunjukkan kepercayaan dengan penciptaan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja baru dari investasi yang masuk. Terbentuknya Danantara dengan aset kelolaan mencapai USD 1 triliun menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi nasional.

Program Sosial dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Di bidang kesejahteraan sosial, program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 60 juta penerima setiap hari di 38 provinsi. Selain itu, 70 juta warga telah mendapatkan akses cek kesehatan gratis. Penguatan ekonomi kerakyatan juga tercermin dari terbentuknya 83.227 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Dengan komitmen kuat dari Gubernur Khofifah dan dukungan Presiden Prabowo, Jawa Timur diharapkan terus menjadi motor penggerak pencapaian program nasional secara optimal. Pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan komunitas lokal menjadi fokus utama untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Jawa Timur.

Baca selengkapnya di: wartaekonomi.co.id
Terbaru