ASPIKOM Jatim Tegaskan Dominasi Strategis: Kepemimpinan Baru 2026-2029 Siap Guncang Pendidikan Ilmu Komunikasi di UMM!

Author: Qoo Media

ASPIKOM Jawa Timur mengukuhkan pengurus periode 2025–2029 dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula GKB 5 Universitas Muhammadiyah Malang. Acara ini juga diisi dengan seminar nasional yang menegaskan kepemimpinan strategis dalam penguatan pendidikan tinggi ilmu komunikasi di wilayah Jawa Timur.

Sekitar 80 dosen dan perwakilan dari 32 perguruan tinggi se-Jawa Timur hadir, menandai konsolidasi organisasi yang semakin kuat dan terarah. Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, secara resmi membuka kegiatan dan menekankan peran penting organisasi profesi dalam menjaga mutu lulusan ilmu komunikasi.

Pelantikan pengurus ASPIKOM Jawa Timur dipimpin oleh Ketua ASPIKOM Pusat Prof. Anang Sujoko. Ketua terpilih Awang Dharmawan dari Universitas Negeri Surabaya memimpin ikrar kepengurusan yang menjadi simbol komitmen profesional dan berdampak dalam menjalankan amanah organisasi.

Struktur kepengurusan periode ini lebih komprehensif dengan pembentukan Badan Pengurus Harian dan Dewan Pakar dalam lima bidang strategis. Enam departemen utama juga dibentuk, meliputi kurikulum dan laboratorium, akreditasi dan penjaminan mutu, penelitian dan publikasi ilmiah, kehumasan, kerja sama strategis, serta organisasi dan keanggotaan.

Pembentukan struktur tersebut bertujuan menjawab tantangan kebijakan pendidikan tinggi, sains, teknologi, serta penguatan mutu program studi komunikasi di Jawa Timur. Seminar nasional bertema “Memperkuat Peran Strategis Ilmu Komunikasi dalam Peta Jalan Diktisaintek yang Berdampak untuk Pembangunan Jawa Timur” menjadi bagian dari agenda utama kegiatan.

Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. Emil Elestianto Dardak berhalangan hadir dan diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin. Sherlita menjelaskan peran krusial ilmu komunikasi dalam mendukung literasi digital, pengelolaan informasi publik, dan penyebarluasan kebijakan pendidikan tinggi yang inklusif dan akurat.

Diskusi seminar bersifat interaktif, menggali integrasi kecerdasan artifisial dalam kurikulum komunikasi serta etika media digital. Selain itu, kontribusi riset komunikasi terhadap pembangunan daerah juga menjadi fokus pembahasan. Seminar ini memperkuat posisi ASPIKOM Jawa Timur sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Sebagai bentuk konkret penguatan akademik, ASPIKOM Jawa Timur menandatangani nota kesepahaman dengan Intrans Publishing. Kerja sama ini mendukung penerbitan buku dan publikasi ilmiah dosen anggota, memperluas akses sumber daya pendidikan komunikasi.

Setelah pelantikan dan seminar, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi wilayah dan sidang pleno. Agenda rapat membahas penyusunan program kerja lima tahunan serta rencana strategis tiap departemen, yang menjadi pijakan pengelolaan organisasi ke depan.

Perhelatan ini tidak hanya berfungsi sebagai acara seremonial tetapi juga meningkatkan silaturahmi dan pertukaran wawasan antar dosen komunikasi di Jawa Timur. Konsolidasi ini diharapkan memperkuat kolaborasi lintas kampus untuk peningkatan akreditasi, riset bersama, pengabdian masyarakat, dan pengembangan laboratorium komunikasi.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, ASPIKOM Jawa Timur menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem pendidikan ilmu komunikasi yang adaptif dan kolaboratif. Organisasi ini berperan penting dalam mendorong dampak nyata bagi pembangunan Jawa Timur melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi komunikasi.

Baca selengkapnya di: tuntasmedia.com
Terbaru