Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menyatakan komitmennya untuk memperbaiki jalan provinsi yang rusak menjelang musim mudik Hari Raya Idulfitri. Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak berjanji perbaikan akan dilakukan dalam waktu 1×24 jam setelah laporan kerusakan diterima.
Emil menegaskan janji tersebut usai meninjau kondisi jalan di jalur Kasihan-Puger, Kabupaten Jember. Ia juga memberikan instruksi ketat kepada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga untuk langsung melakukan pengecekan serta perbaikan bertahap di semua ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan.
Faktor Penyebab Kerusakan Jalan Provinsi
Menurut Emil, salah satu penyebab utama kerusakan adalah beban kendaraan truk yang melebihi kapasitas jalan. "Jalan provinsi tidak dirancang untuk menahan beban truk yang terlalu berat," ujarnya. Ia pun mengimbau agar pihak terkait, termasuk warga dan pelaku usaha, bersama-sama memahami status jalan yang dilalui.
Selain itu, Emil mengingatkan bahwa tidak semua ruas jalan yang rusak menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. Contohnya adalah ruas Mojo Agung-Lingkar Jombang yang merupakan jalan nasional namun sempat mendapat perhatian dari Pemprov Jatim karena tanggung jawab wilayah.
Kondisi Jalan dan Upaya Perbaikan
Emil mengungkapkan bahwa dari jalan sepanjang 92 kilometer mulai Surabaya hingga Mengkreng, Kabupaten Kediri, sekitar 88 persen dalam kondisi baik. Namun, terdapat 10 kilometer yang mengalami kerusakan signifikan, terutama di segmen Mojo Agung-Lingkar Jombang yang belum pernah diremajakan sejak 2017.
Kerusakan semakin parah terutama saat musim hujan karena intensitas curah hujan yang tinggi. Upaya perbaikan sudah dilakukan dengan menambal 60 lubang per hari selama bulan Ramadhan, dan saat ini targetnya meningkat menjadi 100 lubang yang diperbaiki setiap hari.
Fokus Keselamatan dan Persiapan Arus Mudik
Menjelang lebaran, pemerintah memprioritaskan keselamatan para pemudik yang menggunakan jalur darat. Jalan yang rusak dapat menimbulkan risiko kecelakaan, terutama di ruas jalan antar provinsi dan jalan regional yang padat dilalui.
Emil menegaskan pihaknya akan memastikan semua jalan dalam kondisi aman agar kelancaran arus mudik tetap terjaga. “Jangan sampai terjadi kecelakaan karena lubang yang tidak tertangani,” tegas Wakil Gubernur tersebut.
Tindak Lanjut dan Pengawasan Jalan Provinsi
Berikut langkah-langkah yang akan dilakukan Pemprov Jatim untuk penanganan jalan rusak:
- Melakukan pendataan intensif terhadap semua kerusakan jalan provinsi.
- Menetapkan prioritas perbaikan berdasarkan tingkat kerusakan dan volume lalu lintas.
- Melakukan perbaikan segera dalam jangka waktu 1×24 jam setelah laporan.
- Mengoptimalkan koordinasi antar pemangku kepentingan terkait pengelolaan jalan.
- Meningkatkan pengawasan agar tidak terjadi beban kendaraan melebihi kapasitas jalan.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemprov Jatim berupaya menjaga kualitas infrastruktur jalan untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama musim mudik Idulfitri. Pemulihan kondisi jalan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan konektivitas dan perekonomian daerah.
Baca selengkapnya di artikel sumber: surabaya.bisnis.com