Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan progres perbaikan ruas jalan Semarang-Godong di Kabupaten Grobogan telah mencapai 75 persen. Pengerjaan ini dilakukan untuk mengatasi putusnya jalur akibat tanggul jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, sehingga jalur penting ini dapat kembali difungsikan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menargetkan jalur Semarang-Godong bisa dilalui oleh pemudik maksimal tujuh hari sebelum Lebaran. Ia memastikan pengerjaan terus dipercepat agar arus mudik dan balik pada musim Lebaran nanti berjalan lancar tanpa hambatan macet akibat kerusakan jalan.
Progres dan Penanganan Kerusakan Jalan
Berdasarkan pantauan, tanggul yang jebol sepanjang kurang lebih 60 meter kini telah tertutup dan dalam proses pengeringan agar beton jalan bisa mengeras. Pekerjaan perbaikan jalan sudah sampai tahap perkerasan dasar, meskipun terdapat kendala sisa rembesan dari Sungai Tuntang yang memperlambat pengerasan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyebut perbaikan jalan dilakukan secara intensif siang dan malam. Ia optimistis bahwa seluruh pekerjaan dapat rampung dalam waktu dua minggu sehingga sebelum Lebaran jalur tersebut bisa kembali dilalui kendaraan.
Perubahan Metode Perbaikan
Awalnya, penanganan dijadwalkan menggunakan jembatan armco dengan sarana yang telah sampai di lokasi. Namun, setelah dilakukan pengkajian ulang, terdapat kerusakan lain pada badan jalan yang memerlukan pembongkaran dan pembangunan ulang dengan konstruksi permanen.
Jalan yang terputus total sepanjang 60 meter kini diperbaiki menggunakan pengecoran beton bertulang, menggantikan rencana pemasangan jembatan sementara. Hal ini diharapkan memberikan solusi kokoh dan tahan lama bagi jalur tersebut.
Dampak Kerusakan dan Upaya Pemprov Jateng
Jebolnya tanggul Sungai Tuntang pada pertengahan Februari lalu menyebabkan terputusnya ruas jalan di KM 35, yang menjadi salah satu jalur utama di Grobogan. Gubernur Ahmad Luthfi telah meminta percepatan penanganan dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juana untuk menutup segera tanggul yang jebol.
Selain itu, Pemprov juga mengusulkan normalisasi sungai sebagai langkah strategis agar kejadian serupa tidak terulang dan untuk menjaga keberlangsungan infrastruktur transportasi di wilayah tersebut.
Langkah-langkah Perbaikan Jalan Semarang-Godong
- Penutupan tanggul jebol dengan bahan urugan dan beton agar tanggul kembali kuat.
- Pengeringan dan pengerasan beton agar fondasi jalan siap dilewati kendaraan.
- Pengecoran badan jalan permanen menggantikan konstruksi sementara demi ketahanan jangka panjang.
- Normalisasi Sungai Tuntang untuk mengatur aliran air dan mencegah erosi tanggul.
- Pengecekan jalur alternatif sebagai antisipasi guna mendukung kelancaran lalu lintas.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga tengah memperbaiki ribuan lokasi jalan berlubang di wilayahnya, menunjukan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi. Dengan berbagai langkah perbaikan dan normalisasi, diharapkan jalur Semarang-Godong kembali menjadi rute utama yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: jateng.antaranews.com