Pemprov Jatim Gencar Operasi Pasar Murah di Lamongan, Benarkah Sembako Idul Fitri Bisa Lebih Terjangkau?

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri dan memastikan keterjangkauan logistik bagi masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung memantau pelaksanaan OPM yang berlangsung di depan Kantor Kecamatan Sukodadi. Dalam peninjauannya, Khofifah menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mengendalikan inflasi dan mendukung ketersediaan sembako dengan harga terjangkau.

Sinergi Pemprov Jatim dan Pemerintah Kabupaten Lamongan

Program pasar murah ini sudah memasuki titik ke-32 dan diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur. Khofifah menyebutkan bahwa pelaksanaan OPM ini saling melengkapi dengan upaya pemerintah daerah kabupaten/kota dalam stabilisasi harga.

Ia menjelaskan, "Pengendalian inflasi menjadi penting karena harga pangan biasanya mengalami fluktuasi menjelang hari raya. Pemerintah harus memastikan stok mencukupi dan harga dapat dijangkau oleh masyarakat." Kolaborasi antara Pemprov Jatim dan Pemkab Lamongan ini diharapkan dapat meminimalisir lonjakan harga yang kerap terjadi bulan Ramadan.

Daftar Sembako Murah Dalam Operasi Pasar Murah di Lamongan

Masyarakat Lamongan terlihat antusias memanfaatkan kesempatan membeli bahan pokok dengan harga lebih ringan dibanding pasar umum. Berikut rincian harga komoditas utama yang dijual:

  1. Beras SPHP: Rp55.000 per 5 kilogram (stok melimpah)
  2. Daging Ayam: Rp30.000 per kilogram (harga pasar Rp42.000)
  3. Cabai Rawit: Rp40.000 per kilogram (diskon 50% dari harga pasar)
  4. Gula Pasir: Rp14.000 per kilogram (kualitas premium)
  5. Minyak Kita: Rp13.000 per liter (sesuai Harga Eceran Tertinggi/HET)

Harga-harga ini menunjukkan penurunan signifikan yang menjadi dampak langsung dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok yang sering terjadi saat mendekati Idul Fitri.

Dukungan Pemerintah Daerah dalam Distribusi Pangan

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengapresiasi sinergi antara Pemprov Jatim dan Pemkab Lamongan guna menjaga keamanan pasokan bahan pokok. Ia berkomitmen untuk terus memantau dan mengawal distribusi pangan di wilayahnya hingga hari raya tiba agar tidak terjadi kelangkaan atau lonjakan harga.

Langkah ini dinilai penting mengingat stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjadi faktor utama yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat secara langsung. Dengan operasi pasar yang rutin, diharapkan inflasi daerah dapat dikendalikan dan tekanan ekonomi terhadap masyarakat dapat diminimalisir.

Program Operasi Pasar Murah di Lamongan ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen Pemprov Jatim dalam menghadirkan solusi nyata atas dinamika harga bahan kebutuhan pokok. Ke depan, pasar murah ini akan terus digelar di berbagai daerah sebagai bagian strategi jangka panjang menekan inflasi sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan logistik di rumah tangga selama momen-momen penting.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: mediaindonesia.com

Terkait