Sebanyak 645 kursi tambahan dalam program mudik gratis Jawa Tengah langsung habis dipesan hanya dalam waktu 24 menit saja. Kuota tersebut terdiri dari 531 kursi angkutan bus dan 114 kursi kereta api yang dibuka kembali pada Kamis pukul 10.00 WIB.
Koordinator Pendaftaran dan Hotline Badan Penhubung Jawa Tengah, Yusril As-Shidqi, mengungkapkan bahwa kuota tambahan ini merupakan sisa dari proses pendaftaran awal yang telah berlangsung sebelumnya. Pada periode pendaftaran awal, sebanyak 17.000 kursi mudik gratis sudah habis terisi namun setelah verifikasi terdapat sisa sekitar 600 kursi.
Sisa kuota tersebut kemudian dibuka kembali dan langsung diminati oleh calon peserta dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Yusril menjelaskan bahwa kuota langsung habis dalam hitungan menit karena banyak calon peserta mengundurkan diri, tidak memenuhi syarat, atau mendaftar ganda pada penyelenggara mudik gratis yang berbeda.
Prioritas Peserta Mudik Gratis Jateng
Pemprov Jawa Tengah memberikan prioritas pada warga asli Jawa Tengah atau yang lahir di provinsi itu. Kelompok prioritas antara lain pekerja sektor informal, pelajar atau mahasiswa tidak mampu, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.
Program mudik gratis ini menyediakan dua moda transportasi, yaitu bus dan kereta api. Titik keberangkatan utama adalah dari Jakarta menuju beberapa daerah di Jawa Tengah, seperti Solo dan Semarang.
Menurut Yusril, detail kuota mudik gratis dari berbagai lintas penyelenggara adalah sebagai berikut:
- Pemprov Jawa Tengah menyediakan 70 unit bus dan 1.288 kursi kereta api dengan tujuan Jakarta-Solo dan Jakarta-Semarang.
- Bank Jateng memberi bantuan 53 unit bus.
- Pemerintah kabupaten/kota, Jasa Raharja, dan Semen Gresik turut menyumbang 193 unit bus.
Total keseluruhan kuota yang disediakan mencapai sekitar 17.000 kursi untuk mudik gratis.
Ketentuan dan Pelayanan
Setiap bus memiliki kapasitas sekitar 45-50 kursi untuk penumpang. Kereta api difokuskan hanya membawa penumpang tanpa menyediakan tempat untuk mengangkut kendaraan seperti motor.
Yusril menambahkan, setelah kuota tambahan kedua tersebut habis, belum ada rencana untuk membuka kuota tambahan lagi karena sudah mendekati waktu keberangkatan mudik. Penambahan kuota nantinya hanya dapat dilakukan jika masih terdapat sisa lewat pendaftaran offline dan apabila kuota masih tersedia.
Program mudik gratis ini dianggap penting untuk membantu masyarakat terutama yang memiliki keterbatasan ekonomi agar dapat merayakan Hari Raya dengan keluarga di kampung halaman secara aman dan nyaman.
Informasi lebih lanjut dan pendaftaran biasanya diumumkan oleh Badan Penhubung Jawa Tengah dan Dinas Perhubungan setempat. Upaya ini merupakan bagian dari kolaborasi antara pemerintah provinsi dan berbagai instansi serta swasta guna mendukung kelancaran arus mudik warga Jawa Tengah.
