Bazar Ramadan yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dan produk unggulan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari selama bulan suci. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Graha Madya Adhyaksa dengan suasana penuh semangat dan antusiasme tinggi dari para peserta bazar.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat ST., S.H., M.H., bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jawa Timur, Enny Agus Sahat. Pejabat utama Kejati Jatim serta pengurus IAD Wilayah dan Daerah juga turut hadir dalam pembukaan yang menandai momentum penting bagi para pegawai dan keluarga.
Wujud Kepedulian dan Dukungan terhadap Pelaku Usaha
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menjelaskan, penyelenggaraan bazar merupakan bentuk kepedulian institusi untuk membantu ketersediaan barang kebutuhan pokok dan rumah tangga dengan harga terjangkau. Kajati Jatim menambahkan bahwa bazar ini juga menjadi ajang kolaborasi untuk mendukung pelaku usaha lokal agar produk mereka dapat dikenal lebih luas dan menciptakan keberlanjutan usaha.
“Dengan adanya bazar, pegawai dan keluarganya dapat memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga ekonomis sekaligus mendukung serta memberi ruang bagi para pelaku usaha untuk berkembang,” ujarnya.
Ragam Produk dan Tenant yang Berpartisipasi
Penyelenggara bazar menampilkan total 12 tenant yang berasal dari berbagai cabang IAD, yaitu Wilayah Jawa Timur, serta IAD Daerah Surabaya, Tanjung Perak, Sidoarjo, dan Gresik. Tenant ini menawarkan berbagai jenis produk mulai dari bahan pokok, camilan hingga produk rumahan yang kualitasnya dijamin.
Selain tenant IAD, sejumlah instansi dan perusahaan juga berpartisipasi dalam bazar ini. Di antaranya adalah Perum Bulog Jawa Timur yang menyediakan produk pangan strategis, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Bank Negara Indonesia (BNI), serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Nganjuk yang menampilkan produk-produk unggulan daerah.
Antusiasme Peserta dan Pegawai
Para jaksa, pegawai Kejati Jatim, serta anggota IAD memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli berbagai kebutuhan hari raya. Suasana bazar terlihat hidup dan ramai, mencerminkan keberhasilan acara dalam memenuhi tujuan sosial dan ekonominya.
Kajati Jatim didampingi Ketua IAD dan pejabat lain juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah tenant, memastikan kelancaran dan kualitas produk yang disediakan. Hal ini menunjukkan komitmen manajemen Kejati dalam menghasilkan bazar yang efektif dan bermanfaat bagi semua pihak.
Manfaat dan Dampak Positif Bazar Ramadan Kejati Jatim
Bazar ini tidak hanya sekadar menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Acara juga mempererat hubungan antarpegawai dan komunitas sekitar lembaga hukum ini. Selain itu, bazar berperan sebagai sarana promosi produk lokal yang mampu meningkatkan pergerakan ekonomi wilayah.
Dukungan berbagai pihak mulai dari instansi pemerintah hingga swasta memperlihatkan sinergi yang kuat dalam mendorong pemulihan dan penguatan ekonomi di masa Ramadan. Inisiatif seperti bazar Kejati Jatim diharapkan dapat menjadi model kegiatan kemasyarakatan yang berkesinambungan pada masa mendatang.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: kejati-jatim.go.id






