Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, melepas secara resmi keberangkatan pemudik yang mengikuti program Mudik Gratis 2026. Acara ini digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur dan berlangsung pada Senin pagi.
Pemerintah Kabupaten Kendal menyediakan tujuh armada bus sebagai sarana mudik gratis bagi warga Kendal yang merantau dan bekerja di wilayah Jabodetabek. Program ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Paguyuban Kerabat Kendal (PAKEN) demi memudahkan akses mudik bagi para perantau.
Fasilitas dan Tujuan Mudik Gratis Kendal
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua PAKEN beserta pengurus yang membantu pendataan pemudik dari Kendal. Ia menegaskan bahwa mudik gratis ini menjadi program rutin tahunan Pemkab Kendal. Tujuannya adalah untuk memberikan sarana transportasi yang pasti, gratis, dan aman bagi warga Kendal yang tinggal jauh dari kampung halaman.
Selain memberikan layanan transportasi bebas biaya, program ini juga bertujuan membantu meringankan beban finansial para perantau. Dengan demikian, dana yang diperoleh selama bekerja di Jabodetabek dapat dibawa pulang dengan utuh untuk keperluan keluarga dan kampung halaman.
Penambahan Armada dan Dukung Kelancaran Arus Mudik
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun ini menyiapkan total 325 unit bus untuk mudik gratis, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 280 unit. Penambahan armada ini diharapkan mampu menampung lebih banyak pemudik dengan aman dan nyaman.
Bupati Kendal juga berharap program ini tidak hanya mempererat tali silaturahim, namun juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kendal yang merantau jauh. Keberlanjutan program mudik gratis diharapkan dapat mendukung kelancaran arus mudik di Jawa Tengah pada periode lebaran kali ini.
Respon dan Harapan dari Para Pemimpin dan Organisasi
Gubernur Ahmad Luthfi menekankan bahwa keberadaan mudik gratis mencerminkan perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya para perantau yang hendak kembali ke kampung halaman. Ia berharap layanan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga Jabodetabek asal Jawa Tengah untuk bertemu keluarga.
Ketua PAKEN, Letjen TNI Purnawirawan Munir, mengapresiasi fasilitasi yang diberikan oleh Pemkab Kendal dengan menambah jumlah armada bus menjadi tujuh unit. Tahun lalu hanya lima bus yang tersedia, sehingga peningkatan ini memungkinkan sekitar 380 orang ikut serta dalam mudik gratis. Munir berharap tambahan armada ini dapat memberikan manfaat dan berkah bagi seluruh pemudik.
Usai melepas pemudik asal Kendal, Bupati Dyah Kartika bergabung dengan Gubernur Jawa Tengah serta para wali kota dan bupati dari berbagai daerah lain untuk melepas keberangkatan rombongan pemudik wilayah Jawa Tengah secara keseluruhan.
Program Mudik Gratis Jawa Tengah 2026
- Total bus disiapkan: 325 unit untuk seluruh Jawa Tengah.
- Jumlah armada Kendal: 7 bus khusus untuk warga Kendal di Jabodetabek.
- Sasaran utama: Perantau dari Kabupaten Kendal dan wilayah Jabodetabek.
- Tujuan: Memberikan fasilitas transportasi gratis, aman, mudah, dan nyaman.
- Manfaat: Meringankan biaya mudik dan menjaga tali silaturahim.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam memberikan dukungan penuh kepada masyarakat, khususnya saat momen penting seperti mudik lebaran Idul Fitri.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: halosemarang.id