Drama Pemudik Turun Mendadak di Tol, Polisi Sigap Evakuasi dan Antar Sampai Tujuan

Author: Qoo Media

Dua rombongan pemudik asal Jawa Tengah mengalami kebingungan saat melakukan perjalanan mudik. Mereka turun dari bus di jalan tol dan harus dievakuasi oleh petugas kepolisian setempat.

Kronologi Kejadian di Semarang

Pada Senin pagi, satu keluarga pemudik dari Bekasi yang terdiri dari ayah bernama Sulaiman (37), istri, dan dua anaknya turun di sisi jalan tol Semarang-Solo KM 457. Mereka salah memperkirakan jalur bus dan mengira akan lewat Jalur Arteri Sruwen untuk sampai ke rumah saudara yang sudah lama tidak ditemui. Setelah turun, mereka tidak mengetahui cara meneruskan perjalanan.

Petugas kepolisian yang sedang melakukan patroli menemukan keluarga tersebut dalam keadaan bingung di pinggir tol. Menurut Kompol Joko Winarno, Kabag Ren Polres Semarang, polisi segera membantu dan membawa rombongan tersebut ke Polsek Tengaran sambil menghubungi keluarga yang akan menjemput.

Insiden Pemudik di Pekalongan

Keesokan harinya, 17 pemudik yang merupakan peserta mudik gratis terpaksa turun di Rest Area KM 338 Tol Batang-Semarang. Mereka ingin menuju Tegal, tetapi bus yang mereka tumpangi tidak berhenti di tempat tujuan tersebut. Rombongan merasa keberatan karena diharuskan turun di Terminal Krapyak, Semarang.

Kasatlantas Polres Pekalongan, AKP Rony Hidayat, menyampaikan bahwa para pemudik awalnya terdaftar untuk rute Jakarta-Semarang, namun rumah mereka berada di Tegal sehingga meminta untuk turun lebih dekat ke kampung halaman. Setelah mendapat laporan, polisi langsung berkoordinasi dan memutuskan untuk mengantar para pemudik ini ke Tegal menggunakan bus Polres Pekalongan.

Bantuan dan Evakuasi Polisi

Polisi berperan aktif membantu pemudik dengan menyediakan transportasi agar mereka sampai tujuan dengan aman. Bus Polres Pekalongan mengevakuasi 17 pemudik, termasuk anak-anak, ibu-ibu, dan lansia, menuju Tegal dengan pengawalan petugas. Langkah ini dianggap penting mengingat kondisi rombongan yang beragam dan kebutuhan untuk memastikan perjalanan nyaman dan aman.

Fakta Penting

  1. Keluarga Sulaiman turun di KM 457 tol Semarang-Solo karena salah estimasi jalur bus.
  2. Mereka dibantu dan diantar ke Polsek Tengaran oleh petugas kepolisian.
  3. Pemudik di Pekalongan yang berjumlah 17 orang memutuskan turun di rest area karena bus tidak berhenti di Tegal.
  4. Polisi Pekalongan menfasilitasi pengantaran dengan bus Polres agar bisa sampai ke Tegal.

Peristiwa ini menggambarkan tantangan perjalanan mudik yang tidak selalu mulus walau sudah menggunakan moda transportasi umum. Polisi terus berperan dalam membantu pemudik agar mendapat pelayanan dan keselamatan yang maksimal selama perjalanan. Polisi juga mengimbau agar pemudik selalu memastikan informasi tujuan dan rute bus agar tidak mengalami kebingungan di jalan.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.detik.com
Terbaru