3 Bulan 3 Bupati Jateng Terjaring OTT KPK, Apakah Ini Titik Balik Korupsi Daerah?

3 Bulan 3 Bupati di Jateng Terjaring OTT KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat daerah di Jawa Tengah dalam rentang waktu tiga bulan terakhir. Terbaru, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan OTT oleh KPK pada Jumat malam.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 27 orang termasuk Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono serta bukti uang tunai sebesar Rp610 juta. Uang tersebut terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah untuk tunjangan hari raya (THR) pribadi dan eksternal Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kejadian ini menambah catatan panjang kasus korupsi yang menjerat kepala daerah di Jateng. Sebelumnya, pada awal tahun, Bupati Pati Sudewo juga terjaring OTT KPK dalam kasus yang serupa. Kemudian pada awal Maret, giliran Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang ditangkap terkait kasus korupsi pengadaan jasa outsourcing. Dalam perkara itu, Fadia ditetapkan sebagai tersangka karena memperkaya diri melalui perusahaan miliknya, PT Raja Nusantara Berjaya (RNB).

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, mengaku telah mendapatkan informasi terkait OTT yang menimpa Bupati Cilacap. Namun, ia belum memperoleh rincian terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan. Sumarno berharap agar aktivitas pelayanan publik di Cilacap tetap berjalan normal meski ada kejadian ini.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sempat menginstruksikan penguatan pengawasan dan transparansi, khususnya di lingkungan Pemkab Pekalongan, usai OTT yang menjerat Bupati Fadia. Ia menegaskan pentingnya pendampingan oleh aparat kejaksaan dan kepolisian bersama inspektorat hingga tingkat desa. Hal ini bertujuan menutup celah korupsi, gratifikasi, dan konflik kepentingan pada proses pengadaan barang dan jasa.

Berikut rangkuman OTT KPK terhadap bupati di Jateng dalam 3 bulan terakhir:

  1. Bupati Pati Sudewo
    Ditangkap awal tahun dalam OTT terkait kasus korupsi.

  2. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
    Ditangkap awal Maret atas kasus korupsi pengadaan jasa outsourcing dan penguatan proses pengadaan barang dan jasa.

  3. Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
    Ditangkap pertengahan Maret atas dugaan pemerasan perangkat daerah terkait THR dan eksternal Forkopimda, dengan barang bukti uang tunai Rp610 juta.

Kasus-kasus ini menyoroti perlunya peningkatan pengawasan dan integritas pejabat daerah untuk mencegah praktik korupsi yang merugikan negara. KPK terus memperkuat upaya pencegahan dan penindakan di wilayah Jawa Tengah agar tata kelola pemerintahan lebih transparan dan akuntabel.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: rejogja.republika.co.id
Exit mobile version