Polda Jatim Tegas Larang Takbir Keliling Lebaran 2026, Warga Dihimbau Utamakan Keselamatan dan Ketertiban

Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan takbir keliling pada malam Lebaran tahun ini. Larangan ini disampaikan guna menghindari risiko kecelakaan dan potensi gangguan keamanan di masyarakat.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menegaskan bahwa pelaksanaan takbir sebaiknya dilakukan di tempat masing-masing seperti masjid atau mushala. Ia menyebut imbauan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang ingin menjaga kondusivitas wilayah selama momen Idulfitri.

Alasan Pelarangan Takbir Keliling

Menurut Kombes Pol Iwan, takbir keliling berpotensi menimbulkan masalah lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, kegiatan ini kadang-kadang memicu ketegangan sosial hingga aksi tawuran antar kelompok. Oleh sebab itu, Polda Jawa Timur mengedepankan pendekatan pencegahan demi keamanan warga.

Di tengah pergerakan masyarakat yang tinggi pada malam Lebaran, pengaturan keamanan sangat penting agar arus lalu lintas tetap lancar. Polda dan jajaran kepolisian melakukan koordinasi intensif untuk mengantisipasi gangguan.

Persiapan Pengamanan Khusus

Polda Jatim telah menyiapkan pengamanan dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis. Ada total 168 pos pengamanan (pospam), 42 pos pelayanan (posyan), dan 24 pos terpadu yang aktif bergerak mengawasi dan memberikan bantuan masyarakat di lapangan.

Setiap sub satgas yang bertugas di wilayah berbeda memiliki cara dan strategi unik sesuai karakteristik wilayahnya. Hal ini memungkinkan respons cepat terhadap kondisi yang berkembang selama perayaan Idulfitri.

Langkah Antisipasi terhadap Takbir Keliling

Kombes Pol Iwan menjelaskan bahwa penempatan pasukan di pospam, posyan, dan pos terpadu adalah bentuk kesiapan untuk mencegah pelaksanaan takbir keliling. Prediksi munculnya aktivitas tersebut di beberapa daerah membuat aparat tingkatkan pengawasan dan tindakan proaktif.

Masyarakat dihimbau agar merayakan malam takbiran dengan cara yang lebih tertib dan aman. Penting agar warga mengikuti arahan kepolisian untuk mendukung terciptanya suasana yang kondusif pada Hari Raya Idulfitri mendatang.

Dengan langkah-langkah tersebut, Polda Jawa Timur berharap perayaan Lebaran berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan insiden yang dapat merugikan banyak pihak. Imbauan ini menjadi cerminan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat demi keselamatan bersama.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.jawapos.com

Berita Terkait

Back to top button