Polda Jawa Barat menyiapkan strategi one way sepenggal di jalur selatan untuk mengatasi kemacetan saat arus balik Lebaran. Kebijakan ini diterapkan khususnya di jalur dari Tasikmalaya dan Garut menuju Bandung.
Strategi ini dirancang untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Garut, Kabupaten Bandung, dan Tasikmalaya. Direktur Binmas Polda Jabar, Kombes Pol Wadi Sa’bani, menyatakan bahwa metode one way sepenggal terbukti efektif dalam mengurai volume kendaraan.
Wilayah jalur selatan Jawa Barat memiliki karakteristik yang menantang, seperti banyak tikungan, tanjakan, dan turunan. Kondisi tersebut menyebabkan perlunya tindakan khusus untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus kendaraan.
One way sepenggal diterapkan ketika terjadi perlambatan pada satu blok jalur, misalnya saat lampu lalu lintas merah atau antrean kendaraan panjang. Langkah ini bertujuan menghindari kemacetan yang meluas dan menjaga konsistensi arus lalu lintas.
Beberapa titik rawan kemacetan di jalur selatan antara lain daerah Pasar Malangbong, Bandrek, Lewo, dan Limbangan. Pengalihan arus akan dilakukan dengan menarik kendaraan menuju Malangbong saat antrean memanjang hingga wilayah Gentong di Tasikmalaya.
Selain itu, kendaraan akan dialihkan dari Limbangan ke arah Bandung atau jalur alternatif yang lebih landai. Strategi ini membantu meratakan volume lalu lintas sehingga tidak terjadi penumpukan di satu titik.
Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menambahkan bahwa dua hambatan utama jalur selatan yakni perlintasan kereta api dan aktivitas pasar harus mendapat perhatian khusus. Personel kepolisian disiagakan untuk mengantisipasi antrean panjang di lokasi tersebut.
Polda Jabar juga memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada dua periode, yaitu tanggal 24 serta 27 sampai 28 Maret. Waktu-waktu ini menjadi fokus pengamanan guna memperlancar pergerakan kendaraan pemudik.
Imbauan disampaikan kepada masyarakat agar menghindari arus balik pada tanggal 24, karena masih ada waktu luang pada tanggal-tanggal berikutnya. Hal ini penting untuk mencegah terjebak kemacetan dan menjaga keselamatan di jalan.
Berikut adalah poin penting strategi one way sepenggal di jalur selatan Jabar:
1. Penerapan satu arah secara sepenggal saat terjadi perlambatan lalu lintas.
2. Pengalihan kendaraan ke Malangbong sejak antrean mencapai Gentong.
3. Rute alternatif dari Limbangan ke Bandung untuk mengurai kepadatan.
4. Penambahan personel di titik rawan seperti perlintasan kereta dan pasar.
5. Imbauan kepada pemudik untuk memilih waktu arus balik yang tidak puncak.
Kebijakan one way sepenggal di jalur selatan ini menjadi solusi strategis yang diambil Polda Jawa Barat. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran dan keamanan arus kendaraan selama periode arus balik Lebaran.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.metrotvnews.com








