Polda Jawa Timur menerapkan teknologi mobile reader di Gerbang Tol Situbondo Barat untuk mempercepat proses transaksi tol. Inovasi ini diinisiasi oleh satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim V Situbondo Ditlantas bersama petugas PT Jasa Marga Tol Probolinggo-Banyuwangi (Prosiwangi).
Langkah ini diambil guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada masa arus balik Lebaran. Petugas menjemput kartu tol milik pengendara secara langsung dengan menggunakan perangkat mobile reader.
Kanit Jatim V Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKP Roni Faslah, menjelaskan bahwa metode tapping kartu tol secara mobile ini efektif mencegah antrean panjang yang biasanya terjadi di gerbang tol. “Dengan melakukan tapping menggunakan mobile reader, antrean tidak sampai terus mengular,” ujarnya.
Peningkatan volume kendaraan yang masuk ke tol fungsional Situbondo Barat menjadi alasan utama penerapan cara ini. Inovasi teknis ini dinilai mampu memberikan kelancaran arus kendaraan sehingga mengurangi risiko kemacetan di lokasi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026. Selain percepatan transaksi tol, petugas juga bertugas mengatur lalu lintas serta memberikan imbauan keselamatan kepada pengguna jalan.
Petugas mengingatkan agar para pengendara selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan berhati-hati selama perjalanan. Selain itu, mereka juga diarahkan untuk beristirahat di tempat aman apabila merasa lelah atau mengantuk demi mencegah kecelakaan.
Pentingnya menjaga etika berkendara juga menjadi fokus agar suasana di jalan tetap kondusif dan aman bagi semua pengguna jalan raya. Sikap tidak agresif di jalan dapat menurunkan potensi konflik dan kecelakaan.
Operasi ini diharapkan dapat menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Dengan demikian, target Mudik Aman Keluarga Bahagia selama periode Lebaran 2026 dapat tercapai.
Langkah inovatif Polda Jatim dan PT Jasa Marga ini menjadi contoh praktik baik dalam menghadapi lonjakan arus lalu lintas saat musim mudik. Penggunaan teknologi mobile reader pada gerbang tol diharapkan segera diterapkan di lokasi lain sebagai solusi kemacetan.
