Volume Kendaraan Tol Jateng Melesat Hampir Dua Kali Lipat, Apakah Arus Balik Siap Terkendali?

Volume kendaraan di Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah mengalami lonjakan signifikan menjelang arus balik Lebaran. Polda Jawa Tengah mencatat kenaikan total hampir dua kali lipat, tepatnya sebesar 97,7 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Kondisi ini berdasarkan penghitungan kendaraan yang keluar-masuk pada empat gerbang tol utama, yakni Prambanan, Banyumanik, Kalikangkung, dan Pejagan. Data dihimpun mulai pukul 06.00 WIB tanggal 23 hingga 06.00 WIB tanggal 24.

Lonjakan Volume di Gerbang Tol Pejagan

Gerbang Tol Pejagan menjadi titik dengan kenaikan kendaraan tertinggi. Volume kendaraan masuk tercatat 14.234 unit pada puncak arus antara pukul 15.00-16.00 WIB, dengan laju rata-rata 804 kendaraan per jam. Angka ini naik 97,7 persen dari hari sebelumnya.

Sebaliknya, volume kendaraan yang keluar di GT Pejagan mengalami penurunan sebesar 67,5 persen, yakni menjadi 3.320 unit dengan puncak antara pukul 13.00-14.00 WIB. Hal ini menunjukkan fokus pergerakan kendaraan di gerbang tersebut masih didominasi oleh arus masuk.

Volume Lalu Lintas di Gerbang Tol Lainnya

Kenaikan juga terjadi di gerbang lain sebagai berikut:

  1. GT Kalikangkung: kendaraan masuk naik 82 persen menjadi 56.233 unit (puncak pukul 11.00-12.00 WIB, 2.009 kendaraan/jam). Kendaraan keluar menurun 54,2 persen menjadi 20.822 unit.

  2. GT Banyumanik: kendaraan masuk bertambah 21,4 persen menjadi 57.289 unit pada puncak pukul 14.00-15.00 WIB. Kendaraan keluar justru naik 80,7 persen menjadi 36.379 unit dengan puncak pukul 10.00-11.00 WIB.

  3. GT Prambanan: kendaraan masuk naik 48,1 persen menjadi 15.270 unit dan keluar turun 13,8 persen menjadi 25.287 unit.

Rekayasa Lalu Lintas One Way

Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian memperpanjang rekayasa lalu lintas one way dari sebelumnya di Cirebon menuju Jakarta, sekarang diperluas hingga Weleri, Kendal di KM 390. Rekayasa one way juga diterapkan secara lokal pada ruas Tol Pejagan-Pemalang hingga Km 70 di Tol Jakarta-Cikampek.

Menurut AKBP Aidil Fitri Syah, Kabag Binops Ditlantas Polda Jawa Tengah, meski volume kendaraan meningkat tajam, kondisi lalu lintas di tol tetap terpantau ramai namun lancar. Upaya pengaturan arus menggunakan rekayasa lalu lintas diharapkan dapat meminimalisir kemacetan.

Kenaikan volume lalulintas yang signifikan ini mencerminkan mobilitas masyarakat yang kembali dari destinasi Lebaran menuju wilayah Jawa Tengah dan Jakarta. Pihak berwenang terus memonitor perkembangan situasi guna menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan arus balik.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.readers.id
Exit mobile version