One Way Nasional Berlaku Mulai 24 Maret 2026, Strategi Ampuh Redam Kemacetan Arus Balik Lebaran

Pemerintah akan memberlakukan kebijakan one way nasional mulai Selasa, 24 Maret 2026, guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama arus balik Lebaran. Jalur satu arah ini berlaku dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung di Tol Batang-Semarang hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek.

Kebijakan tersebut resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah menteri terkait. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin turut hadir dalam peluncuran ini.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa hingga 24 Maret lalu sekitar 2,38 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui jalur tol. Lonjakan volume kendaraan pada arus balik mendorong penerapan one way nasional, menggantikan skema one way lokal yang sebelumnya diterapkan.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan data pemantauan CCTV dan laporan lapangan, yang menunjukkan peningkatan signifikan kendaraan dari arah Semarang menuju Jakarta. Penerapan one way ini dilakukan secara bertahap sesuai peningkatan volume kendaraan.

Sebelumnya, sehari sebelum penerapan kebijakan nasional, diberlakukan one way lokal dari KM 263 Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Cikampek Utama. Tahap kedua berlangsung di KM 390 Tol Batang-Semarang hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek sebagai persiapan transisi ke one way nasional.

Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi fokus utama pemerintah selama arus balik Lebaran. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun mengimbau pemudik untuk beristirahat secara berkala, minimal setiap tiga jam, untuk menghindari kelelahan yang kerap menjadi penyebab kecelakaan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam pengelolaan arus mudik dan balik tahun ini. Ia mencatat bahwa selama mudik ada sekitar 1,79 juta kendaraan masuk ke Jawa Tengah, sementara 1,1 juta kendaraan tercatat keluar sejak awal arus balik.

Data menunjukkan baru 153.136 kendaraan yang kembali meninggalkan Jawa Tengah hingga saat ini, sehingga masih terdapat sekitar 1,6 juta unit kendaraan yang berada di wilayah provinsi tersebut. Luthfi berharap masyarakat tidak terburu-buru melakukan perjalanan kembali agar distribusi arus balik merata.

Kondisi infrastruktur jalan di Jawa Tengah dilaporkan dalam kondisi baik dan tidak menimbulkan keluhan signifikan. Selain itu, tingkat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan selama periode mudik dan arus balik ini.

Jasa Marga menghimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan dengan bijak dan menghindari puncak arus balik pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret. Pengguna jalan dianjurkan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25 hingga 27 Maret dan diskon tarif tol 30 persen yang berlaku pada 26–27 Maret di sembilan ruas strategis milik Jasa Marga Group.

Berikut daftar ruas tol dengan diskon tarif tol 30 persen selama periode tertentu:

1. Tol Jakarta-Cikampek
2. Tol Batang-Semarang
3. Tol Pejagan-Pemalang
4. Tol Cikopo-Palimanan
5. Tol Cipali
6. Tol Palimanan-Kanci
7. Tol Kanci-Pejagan
8. Tol Jagorawi
9. Tol Dalam Kota Jakarta

Kebijakan one way nasional yang dimulai pada 24 Maret 2026 diharapkan dapat mengurai kemacetan dan memastikan arus balik Lebaran berjalan lancar dan aman. Pemerintah terus memantau pelaksanaan kebijakan ini untuk melakukan penyesuaian jika diperlukan demi kelancaran perjalanan masyarakat.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.readers.id

Berita Terkait

Back to top button