Seorang remaja berinisial MR asal Garut menjadi perhatian warga setelah ditemukan dalam kondisi linglung, tidak mengenakan pakaian, dan berbicara tidak nyambung di Kampung Cipepe, Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul. Peristiwa ini terjadi setelah MR sempat dilaporkan hilang saat ikut mencari serangga di kawasan kaki Gunung Guntur bersama dua saudaranya.
Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Ate Ahmad Hermawan mengatakan, pencarian serangga jenis tongeret itu dilakukan karena hewan tersebut dipakai sebagai bahan kosmetik. Rombongan berangkat dari rumah sekitar pukul 10.00 WIB lalu berjalan menuju area perbukitan Sanghiang di Kampung Cimuncang, Desa Rancabango.
Kronologi Hilangnya MR di Area Gunung Guntur
Menurut keterangan polisi, perjalanan rombongan sempat berlangsung normal sebelum MR terpisah dari dua saudaranya di sebuah kebun cabai milik warga. Kejadian itu terdeteksi sekitar pukul 12.00 WIB, saat rombongan sudah menempuh jarak sekitar satu kilometer dari titik awal keberangkatan.
Pada pukul 13.00 WIB, dua saudara MR memutuskan kembali ke permukiman karena korban tak kunjung ditemukan. Mereka lalu melapor ke keluarga dan warga untuk membantu pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik hilang MR.
Keluarga akhirnya menyampaikan laporan ke Polsek Tarogong Kaler sekitar pukul 20.30 WIB. Satu jam kemudian, tim gabungan dari TNI-Polri, BPBD, relawan, dan warga langsung bergerak melakukan pencarian malam hari.
Sekitar pukul 22.15 WIB, petugas mendapat informasi bahwa MR sudah ditemukan di wilayah Kampung Cipepe. Lokasi itu berada cukup jauh dari titik awal hilang dan bahkan berada di kecamatan berbeda, sehingga membuat aparat menelusuri kemungkinan perpindahan korban selama belum ditemukan.
Kondisi MR Saat Ditemukan
Saat ditemukan, MR disebut dalam keadaan bingung dan tidak memakai pakaian. Kepala desa kemudian membawa korban ke kediamannya untuk diamankan sebelum pemeriksaan lanjutan dilakukan oleh pihak berwenang.
Salah satu saksi juga melihat MR di sekitar perbukitan Sanghiang sebelum ditemukan warga. Dalam pengamatan saksi, MR tampak menatap kosong, terlihat linglung, dan sempat berbicara sendiri saat berjalan di area kebun.
- Berangkat mencari tongeret bersama dua saudara.
- Terpisah di kebun cabai milik warga.
- Dilaporkan hilang oleh keluarga pada malam hari.
- Ditemukan di Kampung Cipepe dalam kondisi bingung dan tanpa pakaian.
- Dibawa untuk diamankan dan menunggu pemeriksaan kesehatan.
Ate menjelaskan, selama perjalanan MR juga disebut sempat melantur dan membahas hal-hal mistis. Saksi bahkan mengaku memilih pulang karena percakapan MR dinilai tidak wajar dan terus mengarah pada cerita tentang hantu.
Pemeriksaan Medis dan Penjelasan Aparat
Meski ada keterangan saksi yang mengarah pada unsur mistis, polisi menegaskan penyelidikan tetap berjalan secara ilmiah. Pendampingan terhadap MR masih dilakukan untuk memastikan kondisi korban dan menelusuri penyebab pasti dari peristiwa tersebut.
Pihak keluarga bersama aparat desa juga berencana membawa MR ke puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan. Langkah ini diambil karena kondisi korban dinilai belum stabil dan belum mampu memberi keterangan yang konsisten.
Ate mengatakan, saat dimintai keterangan, MR kerap menjawab tidak nyambung dan menyebut alasan yang berbeda-beda. Kepada petugas, korban sempat mengatakan dirinya hilang karena dikejar geng motor, padahal saksi di lapangan tidak menemukan kejadian seperti itu.
Hal-Hal yang Sudah Dipastikan Polisi
Berikut poin penting yang disampaikan aparat terkait kasus ini:
| Keterangan | Informasi |
|---|---|
| Identitas korban | Remaja berinisial MR, warga Garut |
| Lokasi awal hilang | Kawasan kaki Gunung Guntur, sekitar perbukitan Sanghiang |
| Aktivitas awal | Mencari serangga tongeret untuk bahan kosmetik |
| Kondisi saat ditemukan | Linglung, tanpa pakaian, dan berbicara tidak nyambung |
| Lokasi ditemukan | Kampung Cipepe, Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul |
| Tindakan lanjutan | Diamankan, didampingi aparat, dan akan diperiksa kesehatan |
Peristiwa ini menambah perhatian warga terhadap aktivitas pencarian di area perbukitan Gunung Guntur yang memiliki medan cukup beragam. Hingga kini, aparat masih mendalami bagaimana MR bisa berpindah ke lokasi yang jauh dari titik awal dan apa yang memicu perubahan perilaku saat ia ditemukan.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.detik.com