Bagi pendatang yang baru tiba di Kota Malang, pilihan kuliner di sekitar stasiun bisa menjadi solusi praktis sebelum melanjutkan perjalanan. Kawasan ini menawarkan banyak tempat makan dengan karakter rasa yang beragam, mulai dari bakso legendaris, rawon, nasi campur, hingga kuliner khas Madura yang mudah dijangkau dari area stasiun.
Sejumlah referensi wisata kuliner dari Go Travelly dan Traveloka menunjukkan bahwa area dekat Stasiun Malang memang dipenuhi opsi makan yang ramah kantong dan cocok untuk berbagai selera. Jaraknya yang relatif dekat membuat deretan tempat makan ini sering jadi tujuan utama penumpang kereta, baik untuk makan cepat, mencari makanan hangat, maupun menikmati kuliner khas lokal.
Pilihan kuliner dekat Stasiun Malang yang bisa jadi tujuan utama
Berikut 16 spot kuliner enak dekat Stasiun Malang yang dikenal praktis untuk dikunjungi dan menawarkan menu yang beragam.
-
Bakso Kota Cak Man
Warung ini berada di Jalan Trunojoyo Nomor 80, Klojen, sekitar 120 meter dari stasiun. Tempat ini buka setiap hari pukul 12.30 hingga 21.00 dan menawarkan bakso besar, bakso iga, bakso urat, bakso goreng, siomay, tahu, serta gorengan dengan harga sekitar Rp 23.000 per porsi. -
Depot Bakso P. Dul Manan
Depot legendaris ini berdiri sejak tahun 1960 dan berlokasi di Jalan Trunojoyo, Klojen. Jam operasionalnya setiap hari pukul 10.00 sampai 22.00, sehingga cocok untuk makan siang maupun makan malam. -
Rawon Tessy
Tempat makan ini dikenal sebagai salah satu pilihan rawon populer di kawasan sekitar stasiun. Cita rasa kuah hitam khas rawon membuatnya sering dicari oleh penumpang yang ingin makanan berkuah hangat dan mengenyangkan. -
Soto Ayam Lombok
Sesuai namanya, tempat ini menyajikan soto ayam dengan racikan yang populer di Malang. Lokasinya yang dekat pusat kota menjadikannya pilihan mudah bagi pengunjung yang butuh makan cepat setelah turun dari kereta. -
Toko Oen
Toko Oen menjadi salah satu ikon kuliner tua di Malang dengan nuansa klasik yang masih terjaga. Tempat ini sering dipilih untuk menikmati aneka sajian makanan ringan, es krim, dan hidangan bergaya tempo dulu. - Warung Lama H. Ridwan
Warung ini dikenal sebagai salah satu destinasi makan yang sudah lama berdiri dan punya pelanggan setia. Menu yang disajikan umumnya mengarah pada masakan rumahan dengan cita rasa khas Jawa Timur.
Kuliner khas lokal dengan harga ramah di kantong
Selain bakso dan rawon, kawasan dekat stasiun juga punya banyak warung yang menyajikan menu khas daerah. Pilihan ini cocok untuk pendatang yang ingin mencicipi makanan lokal tanpa perlu berjalan jauh dari titik kedatangan.
-
Nasi Buk Madura
Kuliner ini menawarkan nasi campur khas Madura dengan lauk beragam yang mengenyangkan. Rasanya cenderung kuat dan cocok untuk pemburu makanan berbumbu tegas. -
Pecel Kawi
Pecel Kawi menjadi salah satu menu sarapan atau makan siang favorit di Malang. Hidangan sayur dengan sambal kacang ini banyak diburu karena cocok untuk lidah berbagai kalangan. -
Depot Es Tawon Kidul Dalem
Depot ini dikenal menghadirkan minuman es khas yang menyegarkan di tengah cuaca Malang. Tempat ini sering menjadi persinggahan setelah menikmati makanan berat di sekitar stasiun. -
Bakso President
Walau lebih dikenal sebagai ikon bakso Malang, tempat ini tetap masuk daftar favorit wisata kuliner kota. Pengunjung biasanya datang untuk menikmati bakso dengan pengalaman makan yang khas dan mudah dikenali wisatawan. -
Sego Resek
Sego Resek menjadi opsi bagi pencinta nasi goreng dengan cita rasa lokal. Sajian sederhana ini populer karena porsinya pas dan cocok untuk makanan malam. -
Warung Ketan Legenda 1967
Warung ini menyajikan ketan dengan berbagai pilihan topping dan cita rasa manis-gurih. Menu seperti ini kerap dicari sebagai camilan atau pengganjal lapar sebelum melanjutkan aktivitas. -
Depot Gang Djangkrik
Depot ini dikenal menyajikan menu Chinese food dengan rasa yang sudah lama diminati warga lokal maupun pendatang. Lokasinya strategis dan sering masuk daftar rekomendasi wisata kuliner di pusat Malang. -
Nasi Rawon Nguling
Rawon menjadi salah satu menu andalan yang paling identik dengan Jawa Timur. Tempat ini menawarkan sajian berkuah hitam dengan karakter rasa kuat yang cocok disantap hangat. -
Pos Ketan Legenda 1967
Tempat ini kerap dipadati pengunjung yang ingin menikmati olahan ketan tradisional. Sajian sederhana namun khas membuatnya tetap bertahan di tengah banyaknya pilihan kuliner modern. - Depot Titoni
Depot ini terkenal sebagai salah satu tempat makan lawas yang masih ramai dikunjungi. Menu yang ditawarkan cenderung cocok untuk keluarga maupun pelancong yang ingin makan dengan suasana klasik.
Daftar ringkas kuliner dekat stasiun Malang
| No | Tempat Kuliner | Daya Tarik Utama |
|---|---|---|
| 1 | Bakso Kota Cak Man | Bakso lengkap, dekat stasiun, harga terjangkau |
| 2 | Depot Bakso P. Dul Manan | Depot legendaris sejak 1960 |
| 3 | Rawon Tessy | Rawon hangat khas Malang |
| 4 | Soto Ayam Lombok | Soto ayam yang mudah dijangkau |
| 5 | Toko Oen | Ikon kuliner klasik dan es krim |
| 6 | Warung Lama H. Ridwan | Masakan rumahan khas Jawa Timur |
| 7 | Nasi Buk Madura | Nasi campur dengan lauk beragam |
| 8 | Pecel Kawi | Menu sayur dan sambal kacang favorit |
| 9 | Depot Es Tawon Kidul Dalem | Minuman es khas yang menyegarkan |
| 10 | Bakso President | Bakso Malang ikonik |
| 11 | Sego Resek | Nasi goreng bergaya lokal |
| 12 | Warung Ketan Legenda 1967 | Camilan ketan tradisional |
| 13 | Depot Gang Djangkrik | Menu Chinese food populer |
| 14 | Nasi Rawon Nguling | Rawon dengan cita rasa kuat |
| 15 | Pos Ketan Legenda 1967 | Olahan ketan legendaris |
| 16 | Depot Titoni | Depot lawas dengan pelanggan setia |
Kenapa kawasan kuliner dekat Stasiun Malang diminati
Lokasi yang mudah dijangkau menjadi alasan utama area ini ramai didatangi penumpang kereta. Banyak tempat makan berada di radius pendek dari stasiun, sehingga pengunjung bisa memilih kuliner tanpa perlu transportasi tambahan yang rumit.
Pilihan menunya juga beragam, dari makanan berkuah, sajian nasi, hingga camilan tradisional. Keragaman ini membuat kawasan stasiun Malang relevan untuk wisatawan yang ingin mencari makan cepat, hemat, dan tetap mendapat pengalaman rasa khas kota tersebut.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.jawapos.com