
Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur turun langsung ke lokasi ledakan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kandangan 2, Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri penyebab pasti ledakan yang sebelumnya mengguncang dapur Makan Bergizi Gratis tersebut.
Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro mengatakan, pemeriksaan forensik menjadi langkah penting agar sumber ledakan diketahui secara jelas. Hasilnya juga dibutuhkan untuk menentukan langkah hukum lanjutan dan evaluasi teknis di lokasi kejadian.
Pemeriksaan forensik untuk cari pemicu ledakan
Jais menjelaskan, tim Labfor Polda Jatim memeriksa komponen alat di area dapur untuk memastikan bagian mana yang memicu ledakan. Menurut dia, pendalaman ini dilakukan agar penanganan kasus tidak hanya mengandalkan dugaan awal.
Ia menegaskan, hasil analisis forensik akan menjadi dasar untuk melihat apakah ledakan terjadi karena faktor teknis, kelalaian, atau penyebab lain. Proses penyelidikan sampai saat ini masih berjalan dan belum dirilis hasil finalnya.
Dugaan awal mengarah ke kebocoran gas
Sebelum tim Labfor turun ke lapangan, kepolisian sempat menyebut ledakan diduga berasal dari kebocoran gas di area oven. Dugaan itu muncul dari hasil penyelidikan awal setelah insiden yang terjadi pada malam hari di Desa Kandangan.
AKP Jais menyampaikan bahwa ledakan diduga terjadi saat korban berupaya menyalakan kembali oven yang sebelumnya padam. Saat itu, gas disebut masih keluar dan tidak disadari telah terkumpul di sekitar area tersebut.
Kondisi korban dan kerusakan di lokasi
Akibat ledakan itu, seorang relawan bernama Angga Mohamad Tohari, 28 tahun, mengalami luka bakar serius. Warga Desa Kandangan itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapat perawatan medis.
Bangunan dapur juga mengalami kerusakan parah setelah kejadian tersebut. Ruang oven diketahui terpisah dari area pencucian ompreng, dan saat ledakan terjadi hanya korban yang berada di lokasi.
Fakta penting yang sudah terungkap
- Tim Labfor Polda Jatim memeriksa lokasi ledakan di dapur SPPG Kandangan 2.
- Kepolisian mendalami penyebab ledakan secara forensik untuk dasar penegakan hukum.
- Dugaan awal mengarah pada kebocoran gas di area oven.
- Ledakan terjadi saat oven yang sempat padam hendak dinyalakan kembali.
- Seorang relawan mengalami luka bakar serius dan dirawat di rumah sakit.
Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan apakah peristiwa itu dipicu masalah teknis pada instalasi gas, kesalahan prosedur kerja, atau faktor lain yang berkaitan dengan keamanan operasional dapur SPPG di Ngawi.
Source: surabaya.kompas.com








