Sumedang Dorong Pendidikan Politik Pemuda, Menyiapkan Pemilih Pemula yang Kritis dan Tanggung Jawab

Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik terus mendorong pendidikan politik bagi generasi muda, terutama pemilih pemula. Langkah ini dilakukan agar anak muda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang demokrasi, pemilu, dan tanggung jawab sebagai नागरिक negara.

Pelaksana Tugas Kepala Kesbangpol Sumedang Asep Rahmat Hidayat mengatakan program pendidikan politik akan digelar rutin setiap bulan dan menyasar berbagai kalangan, dengan fokus utama pada generasi muda. Menurut dia, kegiatan itu dirancang untuk membangun pemahaman politik yang lebih sehat sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan.

Dorongan untuk Pemilih Pemula yang Cerdas

Asep menyebut materi yang diberikan tidak hanya membahas pemilihan umum, tetapi juga penguatan nilai-nilai kebangsaan. Pendekatan itu dipilih karena generasi muda akan menjadi kelompok penting dalam menghadapi tantangan bonus demografi dan dinamika demokrasi di daerah.

Ia menegaskan tujuan utama program tersebut adalah melahirkan pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab saat pemilu. Pendidikan politik juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebangsaan agar anak muda tidak sekadar mengikuti arus informasi yang beredar di lingkungan sekitar.

Peran Generasi Muda dalam Demokrasi

Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menilai generasi muda memiliki peran besar dalam menentukan arah demokrasi ke depan. Ia menekankan bahwa politik merupakan bagian dari kehidupan bernegara sehingga perlu dipahami secara benar, bukan dijalani hanya karena ikut-ikutan.

“Politik itu bagaimana cara kita bernegara dan memilih pemimpin secara bijak. Jangan ikut-ikutan atau sekadar tren, tapi harus kritis dan memahami visi misi calon pemimpin,” ujarnya.

Fajar juga mengingatkan pelajar agar tetap memprioritaskan pendidikan sebelum mengambil keputusan besar dalam hidup. Pesan itu disampaikan untuk mendorong anak muda agar memiliki bekal pengetahuan dan sikap yang matang sebelum terlibat dalam proses politik.

Bijak Menggunakan Media Sosial

Di tengah derasnya arus informasi digital, Fajar meminta generasi muda lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan agar pelajar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar dan tidak terjebak konten yang bisa merugikan diri sendiri.

Berikut sejumlah pesan utama yang disorot dalam edukasi politik bagi pemuda di Sumedang:

  1. Memahami proses pemilu dan peran pemilih.
  2. Mengetahui visi dan misi calon pemimpin secara kritis.
  3. Menguatkan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Menggunakan media sosial secara cerdas dan bertanggung jawab.
  5. Menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama sebelum mengambil keputusan besar.

Program pendidikan politik yang digencarkan Pemkab Sumedang ini menunjukkan upaya daerah dalam membangun partisipasi politik yang lebih berkualitas sejak usia muda. Dengan pendekatan rutin dan materi yang menekankan kebangsaan serta kecerdasan digital, pemerintah berharap pemuda Sumedang siap berperan aktif dalam demokrasi secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

Source: jabar.antaranews.com

Terkait