Kloter pertama jemaah haji asal Jawa Tengah mulai masuk Embarkasi Solo pada Selasa (21/4), diawali calon jemaah dari Kabupaten Tegal sebanyak 1.472 orang. Sehari setelahnya, rombongan tersebut dijadwalkan terbang ke Arab Saudi melalui proses keberangkatan yang sudah dipersiapkan sejak jauh hari.
Persiapan itu juga tampak di berbagai daerah asal jemaah, termasuk kelengkapan sarana, prasarana, dan pelaksanaan manasik haji yang disebut telah selesai dilakukan. Berdasarkan pemantauan pada Senin (20/4), sebanyak 34.122 calon jemaah haji asal Jawa Tengah telah mulai menjalani rangkaian persiapan di daerah masing-masing.
Embarkasi Solo dan Yogyakarta Siap Terima Kloter Awal
Ketua PPIH Embarkasi Solo sekaligus Kepala Kanwil Kemenhaj dan Umrah Jawa Tengah, Fitriyanto, menyampaikan bahwa kloter pertama calon jemaah haji asal Kabupaten Tegal masuk Embarkasi Solo pada Selasa (21/4). Ia menjelaskan bahwa pemberangkatan ke Arab Saudi akan dilakukan pada Rabu (22/4).
Fitriyanto juga menyebut total jemaah haji Jawa Tengah pada tahun ini mencapai 34.122 orang. Mereka akan diberangkatkan dalam 81 kloter melalui Embarkasi Solo, sedangkan 15 kloter lainnya melalui Embarkasi Yogyakarta.
Sebaran Jemaah dan Jadwal Awal Pemberangkatan
Jemaah yang masuk Embarkasi Solo berasal dari daerah eks Karesidenan Pati, Semarang, Pekalongan, dan Surakarta. Sementara itu, Embarkasi Yogyakarta melayani jemaah dari enam daerah eks Karesidenan Kedu.
Pada kloter pertama hingga kloter kelima yang masuk Embarkasi Solo, seluruhnya berasal dari Kabupaten Tegal dengan total 1.472 orang. Setelah itu, kloter berikutnya akan menyusul dari daerah lain hingga seluruh gelombang pemberangkatan selesai.
Fitriyanto menambahkan bahwa seluruh persiapan sudah mencakup 191 petugas haji daerah dan 87 pembimbing haji. Kehadiran petugas dan pembimbing itu diharapkan membantu kelancaran layanan selama proses keberangkatan.
Arahan untuk Calon Jemaah Haji
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta calon jemaah haji mengikuti ibadah sesuai arahan yang sudah dipelajari saat manasik. Pesan itu ia sampaikan saat Halalbihalal Lintas Angkatan Alumni KBIHU Muhammadiyah di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Minggu (19/4).
Taj Yasin juga menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini tidak terganggu oleh situasi perang di Timur Tengah. Ia merujuk pada keterangan Kementerian Haji dan Umrah yang menyebut pemberangkatan jemaah haji Indonesia tetap berjalan.
Pembagian Embarkasi untuk Kelancaran Perjalanan
Menurut Taj Yasin, pembagian Embarkasi Solo dan Yogyakarta disusun berdasarkan kedekatan geografis dengan daerah asal jemaah. Skema itu dinilai memudahkan pengaturan sekaligus memperlancar proses keberangkatan dan kepulangan jemaah haji asal Jawa Tengah.
Titik kumpul di daerah juga sudah disiapkan, termasuk Islamic Center Semarang serta pendopo dan alun-alun di sejumlah daerah. Dengan kesiapan itu, proses masuk embarkasi hingga pemberangkatan diharapkan berjalan tertib dan sesuai jadwal.
