Bupati Turun Ke Desa, Banyuwangi Serap Aspirasi Warga Lewat Bunga Desa

Author: Qoo Media

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyerap aspirasi warga desa melalui program Bupati Ngantor di Desa atau Bunga Desa. Program ini membuat pemerintah daerah turun langsung ke pelosok untuk mendengar kebutuhan masyarakat dan mencari solusi yang sesuai.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menilai dialog langsung menjadi cara efektif untuk memahami persoalan di tingkat desa. Saat kegiatan berlangsung di wilayah Kecamatan Purwoharjo, warga dan perangkat desa menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari infrastruktur jalan, kesiapan menghadapi musim kemarau dengan fenomena El Nino, hingga program pemberdayaan masyarakat.

Warga bisa menyampaikan masalah secara langsung

Ipuk menyebut percakapan dengan warga berlangsung dalam suasana santai, termasuk di sebuah warung di tengah hutan jati desa. Dari forum seperti itu, berbagai aspirasi warga muncul tanpa jarak, sehingga pemerintah bisa menangkap kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurut Ipuk, program Bunga Desa yang berjalan sejak 2021 memang dirancang untuk menjaring masukan dari desa-desa. Sebagian persoalan bisa langsung ditangani, sementara sebagian lain membutuhkan penyelesaian bertahap sesuai kewenangan dan kondisi di lapangan.

Layanan publik dibawa ke balai desa

Selain mendengar aspirasi, Pemkab Banyuwangi juga membawa berbagai layanan langsung ke masyarakat saat Bunga Desa digelar. Layanan itu mencakup bidang kesehatan, sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi di balai desa.

Di Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, kegiatan diawali dengan sarasehan kesehatan mental yang diikuti sekitar 120 peserta dan menghadirkan psikiater. Setelah itu, masyarakat juga mendapat layanan pemeriksaan gratis untuk penyakit dalam serta pemeriksaan dari dokter spesialis obgyn atau SpOG dan dokter spesialis jantung atau SpJp.

Ipuk mengatakan kehadiran dokter spesialis membantu warga yang membutuhkan penanganan lanjutan agar bisa segera mendapat rujukan. Pola layanan seperti ini membuat kegiatan Bunga Desa tidak hanya menjadi forum serap aspirasi, tetapi juga sarana menghadirkan pelayanan pemerintah yang lebih dekat dengan masyarakat desa.

Source: jatim.antaranews.com
Terbaru