
Pengukuhan jajaran pengurus Gebu Minang Provinsi Jawa Barat di Gedung Balai Kota Bandung berlangsung dengan nuansa adat Minangkabau yang kental. Ketua Umum Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau, Osman Sapta Odang atau OSO, disambut dengan pertunjukan tradisi sebelum masuk ke agenda utama acara.
OSO tiba di lokasi sekitar pukul 09.47 WIB dengan mengenakan batik khas Gebu Minang. Kedatangannya disambut hangat oleh Wali Kota Padang Fadly Amran dan Ketua DPD Gebu Minang Jawa Barat, Mulya.
Sambutan adat Minangkabau
Setibanya di acara, OSO disambut penampilan Silek Singo Harau dari komunitas Singo Harau Pencak Silat Minangkabau. Rombongan kemudian diarahkan menuju area utama acara untuk melanjutkan rangkaian kegiatan.
Prosesi penyambutan dilanjutkan dengan Tarian Pasambahan, salah satu tradisi khas Minangkabau. Dalam prosesi itu, OSO dan rombongan dipersilakan mengunyah sirih yang disajikan di atas carano.
Carano merupakan wadah tradisional masyarakat Minangkabau yang dipakai sebagai simbol penghormatan dan penerimaan tamu. Kehadiran unsur adat itu memberi warna khusus pada pengukuhan pengurus Gebu Minang Jawa Barat periode 2026-2031.
Agenda pengukuhan dan peresmian
OSO dijadwalkan mengukuhkan jajaran pengurus Gebu Minang Jawa Barat dalam acara tersebut. Selain itu, ia juga akan meresmikan Gala Mak Adang dan Mak Etek kepada Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung.
Rangkaian itu menegaskan peran Gebu Minang sebagai wadah yang menghubungkan gerakan ekonomi dan budaya Minangkabau di daerah. Acara di Bandung juga memperlihatkan bagaimana tradisi tetap hadir dalam momentum organisasi masyarakat Minang di Jawa Barat.
Source: rm.id








