Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menempatkan Pancasila sebagai penggerak utama program kerakyatan di wilayahnya. Sikap itu ditegaskan saat momentum Hari Lahir Pancasila dimanfaatkan untuk menguatkan kembali nilai kebangsaan sebagai fondasi persatuan dan arah pembangunan masyarakat.
Di tengah tantangan yang terus bergerak, Pancasila disebut tetap menjadi perekat utama keberagaman masyarakat. Ahmad Luthfi menyoroti situasi yang mencakup konflik sosial hingga dinamika geopolitik global, sehingga nilai kebangsaan perlu dijaga sebagai pegangan bersama.
Luthfi memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Semarang. Peringatan itu menjadi ruang untuk menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya simbol, tetapi juga dasar dalam menggerakkan kebijakan yang menyentuh masyarakat.
Dalam pendekatan ini, program kerakyatan di Jawa Tengah diarahkan agar selaras dengan nilai-nilai kebangsaan. Pancasila diposisikan sebagai fondasi persatuan sekaligus rujukan dalam pembangunan yang berpihak pada warga.
Penekanan pada Pancasila juga menunjukkan upaya pemerintah daerah menjaga kebersamaan di tengah keberagaman. Pesan yang dibawa Luthfi memberi sinyal bahwa pembangunan di Jawa Tengah tidak dilepaskan dari nilai dasar negara yang menyatukan banyak latar sosial.
Source: zonapasar.com