
Jawa Timur kembali mendapat sorotan nasional setelah dinilai sebagai pemda terbaik dalam menekan pengangguran. Penghargaan itu datang bersama insentif fiskal Rp3 miliar dari pemerintah pusat, sebagai apresiasi atas program pembangunan yang dinilai berdampak langsung ke masyarakat.
Capaian tersebut diumumkan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis malam. Pemprov Jawa Timur meraih Terbaik I Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja ketenagakerjaan paling menonjol.
Penghargaan diserahkan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Khofifah menyampaikan rasa syukur atas capaian itu dan menilai keberhasilan tersebut lahir dari kerja bersama banyak pihak.
Menurut Khofifah, penurunan pengangguran di Jawa Timur tidak bisa dilepaskan dari sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, dan dunia industri. Ia menyebut hasil itu sebagai buah dari kerja semua lini dan seluruh elemen yang terlibat dalam pembangunan ekonomi daerah.
Data Badan Pusat Statistik Jawa Timur menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka atau TPT pada Februari 2026 berada di angka 3,55 persen. Angka itu turun dibanding Februari 2025 yang tercatat 3,61 persen, sehingga menjadi salah satu dasar penting atas penghargaan yang diterima Pemprov Jatim.
Source: radarsurabaya.jawapos.com








