Mayoritas wilayah Jawa Timur dilaporkan diselimuti udara kabur pada Selasa, 16 Juni 2026. Kondisi ini membuat jarak pandang berkurang dan suhu udara turun di sejumlah kabupaten dan kota sejak pagi.
BMKG mencatat fenomena tersebut mendominasi wilayah umum Jawa Timur dengan rentang suhu 18 hingga 28 derajat Celsius. Masyarakat, terutama pengendara yang beraktivitas sejak dini hari, diminta mewaspadai kualitas udara yang menurun dan pandangan yang terbatas.
Ponorogo dan Trenggalek paling terdampak
Di antara wilayah yang dipetakan, Ponorogo dan Trenggalek menjadi dua daerah yang mengalami dampak udara kabur paling signifikan. Keduanya juga menunjukkan tingkat kelembapan yang bervariasi dalam pemantauan cuaca BMKG.
Ponorogo tercatat berada dalam kondisi udara kabur dengan suhu 21 hingga 221 derajat Celsius. Trenggalek mengalami kondisi serupa dengan suhu 20 hingga 218 derajat Celsius.
Perubahan cuaca masih fluktuatif
BMKG juga memproyeksikan cuaca Ponorogo akan berubah-ubah hingga pertengahan pekan depan. Setelah udara kabur pada hari ini, Ponorogo diperkirakan cerah pada Rabu dengan suhu 21 hingga 31 derajat Celsius, lalu kembali kabur pada Kamis dengan rentang suhu yang sama.
Pola serupa diperkirakan terus berlanjut hingga pekan berikutnya. Pada Jumat cuaca diprediksi cerah, Sabtu dan Minggu kembali udara kabur, lalu Senin cerah, Selasa berawan, dan Rabu berikutnya cerah dengan suhu rendah 24 hingga 25 derajat Celsius.
Trenggalek berpotensi mengalami kabut atau asap
Di Trenggalek, udara kabur diproyeksikan bertahan dari hari ini hingga Jumat dengan suhu terendah menyentuh 19 derajat Celsius. Pada Sabtu, intensitasnya diperkirakan meningkat menjadi fenomena kabut atau asap dengan suhu 21 hingga 26 derajat Celsius.
Hari itu juga diperkirakan menjadi periode dengan jarak pandang terendah sepanjang pekan. Setelah itu, Trenggalek diprediksi kembali mengalami udara kabur pada Minggu dan Senin dengan suhu maksimal 26 derajat Celsius.
Pada akhir periode prakiraan, cuaca Trenggalek baru diperkirakan beralih menjadi berawan pada Rabu dengan suhu relatif dingin di kisaran 22 hingga 23 derajat Celsius. Para pakar lingkungan mengingatkan warga untuk memperhatikan dampak udara kabur terhadap kesehatan pernapasan, terutama anak-anak dan lansia.
Source: www.pdiperjuanganbali.id






