Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi. Peresmian simbolis itu menjadi penanda dorongan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke banyak wilayah di Indonesia.
Prabowo menekankan bahwa jalan daerah bukan sekadar proyek fisik. Ia menyebut infrastruktur itu sebagai urat nadi perekonomian rakyat karena berhubungan langsung dengan konektivitas, distribusi barang, dan jasa.
Dalam peresmian yang dipantau melalui siaran langsung Sekretariat Presiden, Prabowo menyampaikan rasa bangga atas selesainya pembangunan tersebut. Ia juga menyatakan bahwa jalan yang memadai penting untuk memperkuat hubungan antardaerah dan menekan biaya logistik.
Fokus pada konektivitas dan biaya logistik
Presiden menyoroti kondisi geografis Indonesia yang luas dan beragam. Karena itu, ia menilai ketersediaan jalan yang memadai menjadi faktor penting untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Menurut Prabowo, biaya angkut akan lebih murah jika pusat produksi dan kawasan permukiman terhubung dengan baik. Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan tidak ada daerah yang tertinggal hanya karena akses transportasi yang terbatas.
Prabowo juga menyampaikan tekad pemerintah untuk menurunkan biaya logistik bagi seluruh rakyat dan perekonomian. Baginya, konektivitas jalan menjadi salah satu kunci agar distribusi barang berjalan lebih lancar.
Dikaitkan dengan ketahanan nasional
Selain untuk mendukung aktivitas ekonomi, pembangunan jalan daerah itu juga disebut sebagai bagian dari strategi ketahanan nasional. Prabowo mengaitkannya dengan upaya mewujudkan swasembada pangan dan swasembada energi.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan dua program tersebut tidak hanya bergantung pada produksi. Jaringan distribusi yang lancar juga menjadi syarat penting agar hasilnya benar-benar sampai ke masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak pemerintah daerah menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun. Ia berharap jalan tersebut memberi manfaat maksimal bagi masyarakat di wilayah masing-masing.
Presiden juga memastikan pemerintah akan terus meningkatkan anggaran pembangunan infrastruktur hingga ke daerah dan desa-desa pada tahun-tahun mendatang. Dengan langkah itu, pemerataan akses dan dukungan bagi aktivitas ekonomi di daerah diharapkan semakin kuat.
Source: jatim.antaranews.com






