Di TMP Giri Tunggal, Polda Jateng Teguhkan Amanat Pengabdian untuk Masyarakat

Author: Qoo Media

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jawa Tengah menegaskan kembali arah pengabdian institusi dengan menggelar ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Semarang. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dan berlangsung khidmat di tengah suasana hening di area pemakaman.

Ziarah tersebut menjadi bagian dari penguatan semangat “Polri untuk Masyarakat” yang diusung dalam peringatan tahun ini. Bagi jajaran Polda Jateng, penghormatan kepada para pahlawan bukan hanya agenda seremonial, tetapi juga pengingat atas nilai perjuangan, pengorbanan, dan pengabdian yang harus terus dijalankan dalam tugas kepolisian.

Penghormatan untuk para pahlawan

Kegiatan diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan. Setelah itu, Kapolda Jateng meletakkan karangan bunga di monumen TMP Giri Tunggal sebelum prosesi tabur bunga dilakukan di makam para pejuang bangsa.

Para pejabat utama Polda Jateng, pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, Purnawirawan Polri, dan sejumlah personel Polri ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka berjalan menyusuri deretan pusara sambil mengenang ribuan putra-putri terbaik bangsa yang telah mengabdikan hidup untuk kemerdekaan dan keutuhan NKRI.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa nilai perjuangan para pahlawan harus tetap menjadi pedoman bagi setiap anggota Polri. Ia menyebut para pahlawan telah menunjukkan arti pengabdian yang sesungguhnya melalui perjuangan yang penuh keikhlasan demi bangsa dan negara.

Refleksi menjelang Hari Bhayangkara

Menurut Artanto, peringatan Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Polri sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai ziarah rombongan memiliki makna erat dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni “Polri untuk Masyarakat.”

Semangat pengorbanan para pahlawan, kata dia, harus menginspirasi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Karena itu, setiap bentuk pengabdian kepolisian harus bermuara pada kepentingan masyarakat.

Artanto juga menekankan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi penguat bagi anggota Polri untuk terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman terbaik. Ia menilai teladan para pahlawan menjadi pengingat bahwa tugas Polri tidak bisa dilepaskan dari kepentingan publik.

Rangkaian kegiatan yang mendekatkan Polri dan masyarakat

Selain ziarah, Polda Jateng juga menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai sarana mendekatkan Polri dengan masyarakat. Kegiatannya mencakup kegiatan sosial, pelayanan publik, kesehatan, olahraga digital, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Polda Jawa Tengah menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Dalam momentum Hari Bhayangkara ini, pesan utamanya jelas: semangat pengabdian Polri harus tetap berpihak pada masyarakat.

Source: polreswonogiri.id
Terbaru