Kabupaten Blora mencatat pencapaian penting di tingkat provinsi dengan masuk Top 10 Kompetisi Inovasi Daerah Idea Jawa Tengah. Penghargaan itu diterima pada penganugerahan yang berlangsung di panggung utama Jateng Fair 2026, kompleks PT PRPP Jawa Tengah, Semarang.
Raihan tersebut menempatkan Blora sebagai salah satu daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi pelayanan publik dan pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Blora menyebut capaian ini sebagai bukti komitmen untuk terus mengembangkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penghargaan diterima langsung oleh wakil bupati
Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, hadir dalam acara Penganugerahan Penghargaan Top 10 Idea Jateng Tahun 2026. Ia didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepala DP4, serta Kepala Bapperida Kabupaten Blora.
Sri Setyorini menyampaikan bahwa ajang Idea Jateng digelar untuk mendorong lahirnya inovasi yang memperkuat pelayanan publik dan pembangunan daerah. Menurut dia, penghargaan Top 10 Idea Jateng 2026 menunjukkan keseriusan Blora dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Momentum promosi potensi daerah
Penganugerahan itu berlangsung bersamaan dengan pembukaan Jateng Fair 2026 yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah. Setelah acara, Sri Setyorini meninjau sejumlah stan inovasi dari kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.
Dalam kunjungan itu, ia juga menyempatkan diri melihat stan Kabupaten Blora yang menampilkan produk unggulan dan inovasi daerah hasil karya masyarakat, pelaku usaha, dan perangkat daerah. Kehadiran Blora di ajang tersebut dinilai penting untuk memperkenalkan potensi daerah kepada publik yang lebih luas.
Dorong kolaborasi antar daerah
Wakil Bupati Blora menegaskan bahwa partisipasi dalam Jateng Fair 2026 tidak hanya berfungsi sebagai etalase promosi. Kegiatan itu juga menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi pengalaman antar daerah dalam mengembangkan inovasi yang bermanfaat.
Blora berharap capaian di Top 10 Idea Jateng 2026 bisa menjadi dorongan untuk terus mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Pemerintah daerah juga ingin inovasi yang lahir dari masyarakat, pelaku usaha, dan perangkat daerah semakin dikenal serta memberi manfaat lebih luas bagi kesejahteraan warga.
