Polda Jatim Bongkar Modus Curanmor Smart Key dan Keyless, Motor Diam-Diam Diangkut Pakai Mobil

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur mengungkap cara baru pelaku pencurian motor yang menyasar kendaraan dengan sistem keamanan smart key dan keyless. Modus ini membuat motor berteknologi tinggi tetap bisa dibawa kabur tanpa perlu dirusak lebih dulu.

Pengungkapan itu muncul di tengah catatan Polda Jawa Timur soal maraknya curas, curat, dan curanmor selama Juni 2026 yang mencapai 320 kasus. Dari jumlah tersebut, 195 kasus berhasil terungkap dengan 222 tersangka.

Motor berkeyless ikut jadi sasaran

Kasus yang disorot salah satunya melibatkan motor Honda Stylo yang memakai sistem keyless. Kendaraan itu justru tetap menjadi sasaran empuk bagi pelaku meski punya sistem keamanan yang lebih tinggi.

Kasubdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaidi Jumhur, mengatakan pelaku memakai cara khusus selain kunci T. Ia menyebut sebagian pelaku tidak lagi merusak motor, melainkan langsung mengangkut unitnya.

Dibawa pakai mobil pikap atau minibus

Menurut Jumhur, pola pencurian sekarang sering dilakukan dengan kendaraan roda empat. Pelaku memantau sasaran di pinggir jalan, lalu memasukkan motor ke dalam mobil pikap atau minibus.

Ia juga menjelaskan bahwa para pelaku kerap berpatroli menggunakan mobil, bukan motor. Cara itu membuat mereka lebih leluasa membawa unit curian tanpa menarik perhatian seperti pencurian konvensional.

Bukan kerja sendiri

Jumhur menyebut tersangka dengan modus seperti ini tidak bekerja sendirian. Rata-rata mereka beraksi dalam komplotan yang terdiri dari empat orang.

Ia menambahkan, beberapa lokasi kejadian perkara yang berhasil diungkap berada di Gresik dan Lamongan. Para pelaku disebut keliling, memantau sasaran, lalu mengambil unit yang diparkir di pinggir jalan.

Cara kerja smart key dan keyless

Keyless adalah sistem pengganti kunci konvensional. Motor bisa dihidupkan tanpa anak kunci fisik, cukup dengan menekan remote atau perangkat yang sudah terhubung dengan sistem motor.

Smart key berada satu tingkat lebih canggih dari keyless. Sistem ini tidak hanya menggantikan fungsi kunci, tetapi juga membaca sinyal unik dari remote.

Remote harus berada dalam jarak tertentu agar motor mengenali pemilik yang sah. Jika tidak, motor tidak bisa dinyalakan sama sekali, namun fakta di lapangan menunjukkan sistem itu tetap belum sepenuhnya menghentikan aksi pencurian.

Source: surabaya.kompas.com

Terkait