PLN Ambil Alih Rumah BUMN Gunungkidul, Lanjutkan Mesin Pembinaan UMKM Yogyakarta

PT PLN (Persero) resmi memindahkan pengelolaan Rumah BUMN Gunungkidul dari PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah ke PLN UID Yogyakarta. Pergeseran ini tidak hanya soal penyesuaian organisasi, tetapi juga menjadi langkah untuk memperkuat pembinaan UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Gunungkidul.

Di balik serah terima itu, ada estafet capaian yang sudah lebih dulu terbentuk. Selama dikelola PLN UID Jawa Tengah, Rumah BUMN Gunungkidul mencatat peningkatan kapasitas produksi dan penjualan UMKM binaan, perluasan jejaring kemitraan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan pemangku kepentingan lain.

Capaian sosial yang menonjol

Salah satu hasil yang paling menonjol adalah nilai dampak sosial program yang menurut pengukuran lembaga independen mencapai enam kali lipat dibandingkan investasi sosial yang diberikan. Capaian itu menunjukkan bahwa pembinaan yang berjalan tidak hanya berdampak pada pelaku usaha, tetapi juga pada ekosistem pendukungnya.

Direktur Rumah BUMN Gunungkidul Edhy Surbakti menyebut keberhasilan tersebut lahir dari sinergi banyak pihak yang memiliki komitmen mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Ia menekankan bahwa fokus utama program adalah menghadirkan dampak sosial yang nyata melalui peningkatan kapasitas dan kualitas usaha.

Edhy juga menyebut produk UMKM binaan telah dipercaya bekerja sama dengan salah satu jaringan hotel terbesar di Indonesia. Menurut dia, kerja sama itu menjadi bukti bahwa kualitas produk dan proses pembinaan yang dilakukan telah memperoleh kepercayaan pasar.

Arah baru di bawah PLN UID Yogyakarta

Memasuki pengelolaan baru, Rumah BUMN Gunungkidul ditargetkan berkembang sebagai pusat pemberdayaan dan inkubasi UMKM. Harapannya, akses pasar pelaku usaha lokal bisa makin luas dan daya saing mereka meningkat.

Senior Manager Non Teknik PLN UID Yogyakarta Deny Setiawan menyampaikan apresiasi atas fondasi yang telah dibangun pengelola sebelumnya. Ia mengatakan PLN UID Yogyakarta akan melanjutkan dan memperkuat program pembinaan agar manfaat Rumah BUMN semakin luas dirasakan masyarakat.

Deny menyebut pihaknya optimistis Rumah BUMN Gunungkidul dapat menjadi salah satu inkubator UMKM terbaik di wilayah Yogyakarta. PLN UID Yogyakarta juga berkomitmen memperkuat supervisi program dan memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, industri perhotelan, dan pelaku usaha lainnya.

Fokus program ke depan

Sejumlah agenda pengembangan sudah disiapkan untuk Rumah BUMN Gunungkidul. Fokusnya mencakup percepatan transformasi digital bagi UMKM, pendampingan ekspor bagi pelaku usaha yang siap masuk pasar global, serta penguatan UMKM sektor fashion berbasis budaya lokal seperti batik dan kain tradisional.

Dengan arah itu, Rumah BUMN Gunungkidul diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Kolaborasi antara PLN UID Yogyakarta, pemerintah daerah, dan berbagai stakeholder ditargetkan mampu memperkuat ekosistem UMKM yang berdaya saing dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Source: jogja.antaranews.com

Terkait