Pagi Jawa Timur Diselimuti Udara Kabur, BMKG Ingatkan Jarak Pandang di Tengah Langit Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur hari ini didominasi udara kabur dan cerah, dengan pola yang berbeda antarkawasan sejak pagi. Kondisi ini membuat warga di sejumlah wilayah perlu lebih memperhatikan jarak pandang, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Fenomena udara kabur diperkirakan menyelimuti kawasan strategis seperti Mataraman, Malang Raya, dan Tapal Kuda. Di saat yang sama, cuaca cerah justru mendominasi pesisir utara, Pulau Madura, serta banyak kabupaten dan kota lain di provinsi ini.

Wilayah yang Diprediksi Cerah dan Berawan

Cuaca cerah diprakirakan terjadi di Bondowoso, Situbondo, Sidoarjo, Mojokerto, Madiun, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Gresik, hingga Kota Surabaya. Sementara itu, kondisi berawan hanya berpotensi muncul di Kabupaten Lamongan.

Prediksi tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Jawa Timur akan mengalami cuaca yang relatif mendukung aktivitas harian. Namun, warga tetap perlu waspada karena kondisi di beberapa daerah bisa berubah mengikuti dinamika udara lokal.

Rentang Suhu yang Cukup Lebar

Suhu udara di Jawa Timur hari ini diperkirakan berada di kisaran 12 hingga 34 derajat Celsius. Perbedaan yang kontras ini dipengaruhi karakteristik geografis masing-masing daerah.

Kota Batu tercatat sebagai wilayah dengan suhu terendah, yakni sekitar 12 derajat Celsius. Sebaliknya, Kabupaten Nganjuk diprakirakan mengalami suhu tertinggi yang dapat menyentuh 34 derajat Celsius pada siang hari.

Kelembapan Tinggi Memicu Udara Kabur

Kelembapan udara di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur bergerak fluktuatif pada rentang 45 persen hingga 99 persen. Kondisi lembap yang tinggi ini ikut memicu terbentuknya udara kabur di kawasan pegunungan dan pedalaman.

Udara kabur secara spesifik terpantau mendominasi wilayah selatan dan tengah Jawa Timur. Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, dan Lumajang termasuk daerah yang mengalami fenomena tersebut.

Di Pacitan, kelembapan udara berada pada rentang 63 hingga 98 persen. Trenggalek dan Tulungagung mencatat kelembapan yang juga tinggi, masing-masing 66 hingga 99 persen dan 61 hingga 99 persen.

Blitar diprakirakan berada pada kelembapan 57 hingga 98 persen, sedangkan Kediri 53 hingga 96 persen. Malang berada pada rentang 51 hingga 96 persen dan Lumajang 61 hingga 94 persen.

Dampak di Sejumlah Wilayah

Data kelembapan juga menunjukkan kondisi serupa pada Ponorogo, yang berada di rentang 56 hingga 97 persen. Dalam pemantauan sampel wilayah, Jember tercatat berada pada kondisi cerah dan kabur yang bervariasi dengan kelembapan 62 hingga 95 persen.

Di sisi lain, cuaca cerah di kawasan pesisir seperti Tuban dan Gresik serta kondisi berawan di Lamongan diperkirakan bertahan hingga malam hari. BMKG terus memperbarui data prakiraan cuaca untuk mengantisipasi perubahan kondisi wilayah secara berkala.

Source: www.pdiperjuanganbali.id
Terkait