Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2026 sudah menjadi perhatian banyak pihak. Banyak calon pelamar yang mulai mencari tahu syarat hingga dokumen penting yang wajib dipersiapkan sejak jauh hari. Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa pembahasan seleksi CPNS 2026 memang sedang berlangsung, meski formasi resminya belum diumumkan.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi CPNS terus dikoordinasikan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Meski rekrutmen CPNS 2025 tidak digelar, BKN mengupayakan seleksi ASN tetap ada minimal dua tahun sekali. Sinyal positif juga diberikan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, bahwa CPNS 2026 akan difokuskan untuk sekolah kedinasan dan kebutuhan tenaga teknis di beberapa instansi strategis.
Syarat-Syarat Penting Pendaftaran CPNS 2026
Setiap calon peserta perlu memenuhi sejumlah syarat yang mengacu pada ketentuan yang berlaku di SSCASN maupun PermenPANRB. Berikut daftar syarat utama seleksi CPNS 2026:
- Merupakan Warga Negara Indonesia.
- Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar.
- Batas usia maksimal 40 tahun untuk jabatan khusus seperti Dokter Spesialis, Dosen, Peneliti, dan Perekayasa bersertifikat S3.
- Tidak pernah dipidana penjara dua tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan tetap.
- Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari posisi PNS, TNI, Polri, maupun swasta.
- Tidak sedang memiliki status sebagai CPNS, PNS, anggota TNI atau Polri.
- Tidak menjadi pengurus atau anggota partai politik.
- Punya kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang dituju.
- Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan jabatan.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau luar negeri sesuai kebutuhan.
Syarat-syarat tersebut disesuaikan kembali berdasarkan jabatan atau formasi yang tersedia di instansi pilihan masing-masing peserta.
Dokumen Wajib untuk Pendaftaran CPNS 2026
Dokumen menjadi salah satu aspek terpenting dalam proses seleksi CPNS. Berdasarkan aturan BKN dan pengalaman rekrutmen sebelumnya, berikut dokumen utama yang perlu dipersiapkan:
- Pas foto dengan latar merah format jpg/jpeg maksimal 200 KB.
- Swafoto dengan latar yang sama, ukuran maksimal 200 KB.
- KTP elektronik atau Surat Keterangan Kependudukan terbaru, format jpg/jpeg ukuran maksimal 200 KB.
- Ijazah pendidikan terakhir serta Surat Tanda Registrasi (STR) atau Sertifikat Pendidikan (Serdik) khusus jabatan tertentu, format pdf maksimal 800 KB.
- Transkrip nilai ijazah terakhir, format pdf maksimal 500 KB.
- Surat Penugasan dari instansi (khusus Tenaga Honorer Kategori II atau formasi tertentu), format pdf maksimal 500 KB.
- Semua berkas wajib diunggah melalui laman resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id.
Pastikan seluruh dokumen yang diunggah tidak melebihi batas ukuran yang ditentukan agar tidak terkendala saat proses registrasi online.
Perkembangan Kebijakan Formasi CPNS 2026
Belum ada keputusan terkait prioritas formasi dari pemerintah hingga artikel ini ditulis. Kebutuhan formasi CPNS 2026 masih dalam tahap koordinasi, baik untuk jalur umum maupun sekolah kedinasan. Kemenkeu, melalui Menteri Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan bocoran bahwa rekrutmen tenaga teknis di Bea Cukai akan dilakukan secara hybrid. Sekitar 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia akan direkrut langsung di lokasi masing-masing. Ini menunjukkan adanya peluang besar baik untuk lulusan S1 maupun SMA, terutama bagi yang berminat berkarier di instansi pemerintahan.
Tips Persiapan Awal Menuju Pendaftaran CPNS 2026
Persiapkan dokumen asli beserta hasil scan sesuai ketentuan. Rutin cek informasi resmi di situs BKN, SSCASN, dan kanal instansi terkait agar tak tertinggal jadwal terbaru. Pelajari kisi-kisi seleksi kategori CAT yang umumnya terdiri atas Kompetensi Dasar (SKD) dan Kompetensi Bidang (SKB). Ikuti simulasi CAT yang banyak tersedia online untuk meningkatkan peluang lolos seleksi.
Rencana pembukaan CPNS 2026 menjadi peluang besar bagi para pencari kerja di sektor publik. Kesiapan dalam memenuhi syarat dan melengkapi dokumen pendaftaran sejak awal akan membantu calon pelamar mengurangi risiko gugur administrasi. Informasi lanjutan terkait jadwal, formasi khusus, dan tahapan seleksi bisa terus dipantau melalui kanal resmi pemerintah dan media nasional tepercaya.
