Musim Hujan Meluas, IDAI Sarankan Orang Tua Waspada dan Jangan Paksa Anak ke Sekolah

Author: Qoo Media

Musim hujan di Indonesia kini berlangsung lebih lama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini meningkatkan risiko anak-anak terkena berbagai penyakit infeksi yang mudah menyebar.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar tidak memaksakan anak yang sedang sakit untuk tetap bersekolah atau ke tempat penitipan anak. Anak yang sakit berpotensi menularkan penyakit kepada teman-temannya, sehingga memungkinkan wabah baru muncul.

Pentingnya Melengkapi Imunisasi Anak

Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, SpA, Subsp. IPT(K) dari IDAI menyatakan jadwal imunisasi rutin yang diterapkan di Indonesia sudah sangat memadai. Namun, kendala yang sering terjadi adalah cakupan imunisasi yang masih rendah.

Kurangnya kelengkapan imunisasi ini membuka peluang munculnya wabah berulang, seperti yang terjadi pada kasus campak. Selama musim hujan, kasus campak meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan saat musim kering. Bisakah cakupan imunisasi di atas 95% tercapai? Hal ini menjadi syarat mutlak untuk menekan angka penularan campak dan penyakit lainnya.

Pola Hidup Bersih dan Sehat sebagai Langkah Pencegahan

Selain imunisasi, penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi kunci utama mencegah lonjakan penyakit infeksi. PHBS mencakup kegiatan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan rumah, dan memprotek anak dari lingkungan yang lembap dan kotor.

Musim hujan yang lebih panjang menyebabkan populasi mikroorganisme penyebab penyakit meningkat. Masyarakat yang cenderung beraktivitas di dalam ruangan juga memperbesar risiko penularan penyakit antarindividu, terutama pada anak-anak.

Imbauan untuk Orang Tua

IDAI secara tegas mengimbau agar anak yang menunjukkan tanda-tanda sakit tidak dipaksakan mengikuti aktivitas luar rumah, seperti sekolah atau penitipan anak. Istirahat di rumah sangat dianjurkan untuk memutus rantai penularan penyakit.

Orang tua juga disarankan memastikan imunisasi anak lengkap sesuai jadwal yang direkomendasikan. Jangan abaikan imunisasi dasar karena manfaatnya sangat besar dalam menjaga kesehatan anak di musim hujan. Konsumsi makanan bergizi dan menjaga daya tahan tubuh anak juga merupakan langkah penting.

Langkah-Langkah Pencegahan Musim Hujan

  1. Lengkapi imunisasi anak sesuai jadwal yang berlaku.
  2. Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat dalam keseharian.
  3. Jaga kebersihan lingkungan dan rumah, terutama saat musim hujan.
  4. Pantau kesehatan anak dan segera istirahatkan bila sakit.
  5. Berikan asupan gizi seimbang untuk mendukung daya tahan tubuh.

Fenomena musim hujan yang lebih panjang ini membutuhkan perhatian khusus dari seluruh keluarga. Dengan melengkapi imunisasi dan menerapkan pola hidup sehat, orang tua dapat membantu mengurangi risiko anak terkena penyakit infeksi. Mencegah penularan penyakit bukan hanya tanggung jawab sekolah atau tenaga kesehatan, melainkan juga peran aktif orang tua untuk melindungi kesehatan buah hati secara optimal.

Baca selengkapnya di: www.suara.com
Terbaru